Arthur Hayes Serukan: Lonjakan Likuiditas BTC + ZEC? Penutupan Pemerintah AS Akan Berakhir

Terakhir Diperbarui 2026-03-27 23:00:32
Waktu Membaca: 1m
Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, mengungkapkan pandangan bullish terhadap Bitcoin (BTC) dan Zcash (ZEC). Ia menyoroti bahwa shutdown pemerintah Amerika Serikat merupakan katalis positif bagi pasar. Hal ini juga menandakan munculnya tren baru di sektor cryptocurrency.


Gambar: https://x.com/CryptoHayes/status/1987688688596508791

Arthur Hayes, mantan pendiri BitMEX, adalah figur terkemuka yang kerap diperbincangkan dalam dunia mata uang digital. Baru-baru ini, Hayes secara terbuka mengungkapkan pandangan bullish terhadap dua aset kripto besar—Bitcoin (BTC) dan Zcash (ZEC)—serta memproyeksikan pertumbuhan yang “eksplosif” ke depan. Pada saat yang sama, penutupan pemerintah Amerika Serikat yang telah berlangsung lama tampak segera berakhir, yang menurut Hayes akan menjadi katalis makroekonomi bagi apresiasi aset digital. Artikel ini mengulas latar belakang, tren pasar, peluang, dan rekomendasi praktis bagi pemula yang ingin memanfaatkan momentum ini.

Konteks di Balik Seruan Trading Hayes

Hayes baru-baru ini menyampaikan bahwa sistem likuiditas yang menopang dolar AS dan pemerintahnya sedang mengalami perubahan mendasar. Ia menyoroti bahwa laju pencetakan uang dan peningkatan belanja fiskal pemerintah AS berpotensi semakin cepat, sehingga mengikis daya beli mata uang tradisional—khususnya dolar. Dalam kondisi ini, aset digital dengan suplai terbatas seperti BTC dipandang siap menjadi lindung nilai dan penyimpan nilai yang andal. Menurut CryptoRank, Hayes percaya diri pada BTC dan ZEC berkat “dimulainya lagi pencetakan uang skala besar dan distribusi kesejahteraan oleh pemerintah AS.”

Hayes juga mengangkat ZEC—kripto berorientasi privasi—yang kini menjadi aset terbesar kedua dalam family office (kantor pengelola kekayaan keluarga) miliknya, Maelstrom, setelah Bitcoin. Kombinasi figur berpengaruh dan aset yang tengah naik daun ini secara alami menarik perhatian pasar. Bagi pemula, sangat penting memahami alasan di balik seruan tersebut daripada sekadar mengikuti tren.

Dampak Pasar dari Akan Berakhirnya Penutupan Pemerintah AS

Penutupan pemerintah AS tetap menjadi sumber risiko utama bagi pasar keuangan global. Investor khawatir penutupan yang berkepanjangan dapat menghambat publikasi data ekonomi dan pelaksanaan kebijakan, sehingga memicu ketidakpastian pasar.

Laporan terbaru menunjukkan Senat sedang membahas undang-undang untuk mengaktifkan kembali pemerintahan, yang memicu respons pasar positif. Lalu, mengapa ini dianggap bullish untuk aset digital? Faktor utamanya antara lain:

  • Berakhirnya penutupan mengurangi kekhawatiran kekurangan likuiditas dan kebuntuan kebijakan, sehingga meningkatkan selera risiko investor.
  • Pulihnya pemerintahan dapat memperkuat ekspektasi stimulus fiskal dan moneter, menjadikan aset langka dan tahan inflasi seperti BTC semakin diminati.
  • Koin privasi seperti ZEC bisa memperoleh permintaan lebih tinggi sebagai alat lindung nilai saat ketidakpastian kebijakan berlangsung.

Jadi, meskipun Hayes menyoroti BTC dan ZEC, dinamika makro ini menjadi latar sekaligus katalis potensial.

Tren Terkini dan Peluang BTC serta ZEC

Data terbaru menunjukkan BTC menembus level $106.000, menandakan sentimen pasar yang menguat. Dukungan Hayes turut meningkatkan popularitas ZEC di komunitas daring dan media, meski volatilitas harga masih tinggi. Dengan faktor-faktor tersebut, berikut peluang yang dapat dipertimbangkan:

  • Keunggulan kelangkaan: Suplai BTC yang terbatas dan fitur privasi ZEC berpotensi memberikan valuasi lebih tinggi seiring sorotan terhadap regulasi dan isu privasi data.
  • Dukungan makro: Dimulainya kembali pemerintahan AS dan potensi penambahan likuiditas memperkuat peran ganda aset digital sebagai instrumen likuid sekaligus lindung nilai.
  • Efek seruan trading: Sikap terbuka Hayes mempengaruhi pergerakan pasar. Namun, pemula sebaiknya hanya menjadikannya referensi, bukan satu-satunya dasar pengambilan keputusan.

Risiko tetap ada, mencakup volatilitas pasar yang tinggi, ketidakpastian regulasi, serta faktor fundamental dan teknikal yang cepat berubah.

Bagaimana Pemula Sebaiknya Menyikapi Peluang Ini?

Bagi yang baru mengenal aset digital atau ingin mulai berinvestasi, berikut langkah utama yang perlu diperhatikan:

  • Diversifikasi: Jangan menempatkan seluruh modal pada satu aset atau strategi. Alokasikan dana ke aset dengan karakteristik berbeda, seperti BTC dan ZEC.
  • Mulai dari nominal kecil dan tetapkan batas rugi: Tentukan batas risiko dengan hanya menginvestasikan 5–10% dari dana yang siap Anda relakan.
  • Pantau peristiwa makro: Awasi dinamika besar seperti penutupan pemerintah AS, perubahan kebijakan moneter, dan pembaruan regulasi, karena itu bisa memicu volatilitas jangka pendek.
  • Ambil pendekatan jangka panjang dan hati-hati: Meskipun Hayes optimistis, pasar belum tentu langsung mengikuti. Fokuslah pada proses belajar dan observasi.
  • Verifikasi sumber informasi: Jangan mudah terpancing judul berita atau seruan trading; teliti analisis asli, data pendukung, serta sentimen pasar secara menyeluruh.

Kesimpulan

Pandangan Hayes menawarkan perspektif yang menarik. Ketika angin makroekonomi—seperti potensi aktif kembali pemerintahan AS—bertemu dengan nilai kelangkaan aset digital, BTC dan ZEC bisa saja mengalami kenaikan baru. Namun, bagi pemula, penting untuk memahami logika dasarnya, mengelola risiko, dan tetap rasional. Dalam beberapa minggu ke depan, perkembangan kebijakan pemerintah AS, pergerakan arus modal, dan sentimen pasar akan sangat berpengaruh. Artikel ini dapat menjadi referensi untuk mengambil langkah awal yang terinformasi di dunia aset digital.

Penulis: Max
Pernyataan Formal
* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.
* Artikel ini tidak boleh di reproduksi, di kirim, atau disalin tanpa referensi Gate. Pelanggaran adalah pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta dan dapat dikenakan tindakan hukum.

Artikel Terkait

Tokenomika Falcon Finance: Penjelasan Mekanisme Penangkapan Nilai FF
Pemula

Tokenomika Falcon Finance: Penjelasan Mekanisme Penangkapan Nilai FF

Falcon Finance merupakan protokol agunan universal DeFi multi-chain. Artikel ini membahas penangkapan nilai token FF, metrik utama, serta roadmap 2026 untuk mengevaluasi potensi pertumbuhan di masa mendatang.
2026-03-25 09:49:41
Falcon Finance vs Ethena: Perbandingan Mendalam Lanskap Stablecoin Sintetis
Pemula

Falcon Finance vs Ethena: Perbandingan Mendalam Lanskap Stablecoin Sintetis

Falcon Finance dan Ethena adalah proyek utama di sektor stablecoin sintetis, mewakili dua pendekatan utama bagi masa depan stablecoin sintetis. Artikel ini mengulas perbedaan desain keduanya dalam mekanisme imbal hasil, struktur agunan, dan pengelolaan risiko, guna membantu Anda memahami peluang serta tren jangka panjang di ekosistem stablecoin sintetis.
2026-03-25 08:13:54
Risiko apa saja yang terkait dengan Smart Leverage?
Pemula

Risiko apa saja yang terkait dengan Smart Leverage?

Smart Leverage menghilangkan kebutuhan margin dan meniadakan risiko likuidasi, namun hal ini tidak berarti tanpa risiko. Risiko utama berasal dari ketidakpastian keuntungan yang melekat pada mekanisme leverage dinamis, serta potensi erosi keuntungan saat volatilitas pasar, ketergantungan pada jalur pergerakan harga, dan kondisi pasar yang mendatar atau bergejolak. Dalam situasi pasar ekstrem, Nilai Aktiva Bersih (NAB) tetap dapat mengalami fluktuasi signifikan, dan keterbatasan pengguna dalam mengendalikan leverage semakin membatasi fleksibilitas strategi. Pada akhirnya, Smart Leverage tidak mengurangi risiko, melainkan merestrukturisasi risiko. Fitur ini paling tepat digunakan secara strategis oleh mereka yang benar-benar memahami mekanisme dasarnya.
2026-04-08 03:18:03
Skenario Optimal dan Strategi Trading untuk Smart Leverage
Pemula

Skenario Optimal dan Strategi Trading untuk Smart Leverage

Smart Leverage (杠杆无忧) merupakan alat perdagangan berbasis leverage dinamis dan pengendalian risiko otomatis, dengan efektivitas yang sangat bergantung pada kondisi pasar serta cara penggunaan. Di pasar yang sedang tren, Smart Leverage mampu memperbesar keuntungan dengan mengikuti tren utama. Di pasar sideways, mekanisme rebalancing dinamisnya berfungsi mengurangi risiko. Untuk perdagangan jangka pendek, alat ini meningkatkan efisiensi modal. Smart Leverage juga dapat digunakan dalam strategi hedging guna menekan volatilitas portofolio. Namun, Smart Leverage tidak diperuntukkan bagi holding jangka panjang maupun pasar dengan ketidakpastian tinggi. Kunci pemanfaatannya terletak pada "pencocokan skenario + eksekusi strategi."
2026-04-07 10:16:53
Hubungan Antara Midnight dan Cardano: Bagaimana Sidechain Privasi Memperluas Ekosistem Aplikasi Cardano
Pemula

Hubungan Antara Midnight dan Cardano: Bagaimana Sidechain Privasi Memperluas Ekosistem Aplikasi Cardano

Midnight, yang dikembangkan oleh Input Output Global, merupakan jaringan blockchain berfokus privasi yang menyediakan fitur privasi terprogram untuk Cardano. Platform ini memungkinkan para pengembang membangun aplikasi terdesentralisasi dengan tetap menjaga kerahasiaan data.
2026-03-24 13:45:27
Tokenomika ASTER: Buyback, Burn, dan Staking sebagai Fondasi Nilai ASTER pada 2026
Pemula

Tokenomika ASTER: Buyback, Burn, dan Staking sebagai Fondasi Nilai ASTER pada 2026

ASTER merupakan token asli dari Aster decentralized perpetual exchange. Artikel ini membahas tokenomics ASTER, berbagai kasus penggunaan, alokasi, serta aktivitas pembelian kembali terkini, dan memperlihatkan bagaimana pembelian kembali, pembakaran token, serta mekanisme staking dimanfaatkan untuk mendukung nilai jangka panjang.
2026-03-25 07:38:21