Mengapa Ethereum Sangat Membutuhkan ZK Segera

Terakhir Diperbarui 2026-03-26 01:31:16
Waktu Membaca: 1m
Artikel ini mengulas kebutuhan mendesak Ethereum dalam mengadopsi teknologi ZK, menjelaskan peran krusial zero-knowledge proofs dalam meningkatkan efisiensi dan skalabilitas mainnet. Analisis mencakup pengaruh besar terhadap biaya node, peningkatan TPS, serta sinergi Layer 2, memberikan wawasan penting mengenai arah pengembangan teknis Ethereum di masa mendatang.

Pertanyaan yang paling sering muncul belakangan ini adalah: Bagaimana sebaiknya kita memahami narasi Ethereum saat ini?

Pada tahun 2017, Ethereum identik dengan ICO dan konsep komputer dunia. Di tahun 2021, fokus beralih ke DeFi dan fungsinya sebagai lapisan penyelesaian keuangan. Menjelang 2025, belum ada narasi baru yang sebanding dengan siklus-siklus sebelumnya.

Sebagian pihak menyebut ETF dan Staking ETF sebagai narasi parsial, namun perkembangan tersebut tidak berada di bawah kendali langsung komunitas pengembang Ethereum. Jika ada kandidat lain, jawabannya adalah ZK.

Ethereum jelas merupakan blockchain publik yang paling berkomitmen terhadap teknologi ZK di industri kripto.

Baru-baru ini, Vitalik dengan antusias mengumumkan di Twitter bahwa ZKEVM telah memasuki fase Alpha.

Mengapa Ethereum sangat berfokus pada ZK?

TPS Ethereum saat ini sudah tinggi, dengan puncak teoritis di atas 200 TPS—terutama berkat kenaikan batas gas secara berkala.

Namun, peningkatan batas gas memiliki biaya dan ada batas maksimalnya. Semakin tinggi batasnya, semakin mahal server yang dibutuhkan untuk menjalankan node.

Di sisi lain, Ethereum ingin menjaga desentralisasi sebagai ciri khasnya, sehingga tidak bisa menaikkan spesifikasi perangkat keras node terlalu tinggi (sebagai perbandingan, server Solana sekitar 5–10 kali lebih mahal daripada server Ethereum).

Oleh karena itu, integrasi ZK penuh di mainnet sangat penting. Ini bukan sekadar peluncuran beberapa ZK Layer 2, melainkan integrasi ZK secara menyeluruh pada Layer 1.

Apa yang dihadirkan ZK?

Node Ethereum cukup memverifikasi bukti ZK tanpa harus memeriksa setiap transaksi satu per satu secara manual.

Ibarat proses penilaian ujian: node adalah guru, transaksi adalah lembar jawaban siswa.

Penilaian manual memakan waktu, tetapi dengan lembar kunci jawaban (integrasi ZK), mesin bisa langsung menghitung nilai setiap siswa. Beban kerja guru berkurang drastis.

Seseorang yang sebelumnya hanya mampu memeriksa 50 lembar, kini bisa menangani 1.000 lembar—orang yang sama, namun dengan efisiensi jauh lebih tinggi.

Inilah alasan Ethereum membutuhkan ZK di mainnet sebelum menaikkan batas gas lebih jauh secara aman.

Integrasi ZK bukanlah faktor langsung yang meningkatkan TPS—melainkan prasyaratnya. Performa tetap bergantung pada peningkatan batas gas, namun dengan ZK, node tidak perlu mengeluarkan biaya server lebih tinggi, sehingga upgrade jauh lebih efisien.

Setelah upgrade Fusaka terbaru—terutama PeerDAS—performa Ethereum semakin baik, membuatnya selangkah lebih dekat ke integrasi ZK di mainnet. Inilah yang membuat Vitalik sangat antusias.

Bayangkan mainnet dengan TPS di atas 1.000—itu akan menjadi narasi baru yang sangat menarik bagi Ethereum.

Ada yang bertanya: Jika Ethereum mengimplementasikan ZK-EVM di mainnet, apakah tim ZK lain masih punya peran?

Jawabannya: masih sangat penting.

Mengapa?

Pertama, rekayasa ZK adalah salah satu proyek paling kompleks di industri ini, selevel dengan FHE. Dibutuhkan talenta kriptografi yang sangat mendalam.

Meski Ethereum Foundation memiliki sumber daya, semangat open-source adalah kolaborasi. Ethereum sangat bergantung pada tim ZK pihak ketiga untuk eksperimen dan inovasi, serta memberikan dukungan besar bagi mereka.

Kedua, terdapat empat tipe ZK-EVM, dari tipe 1 hingga tipe 4. Tim seperti Polygon, Scroll, ZKsync, dan Taiko masing-masing menggarap tipe berbeda—seolah membagi beban kerja.

Ada juga ZK-VM, seperti Brevis.

Faktanya, posisi ZK-VM bahkan lebih stabil dibanding ZK-EVM.

Mengapa? Karena dari empat tipe utama ZK-EVM, kemungkinan hanya satu yang akan dipilih sebagai solusi paling efisien dan menjadi bagian dari ZK-EVM mainnet resmi Ethereum, sedangkan tiga lainnya berpotensi tersisihkan.

Namun, ZK-VM tidak kompatibel dengan EVM, sehingga akan tetap menjadi bagian dari ekosistem Ethereum yang lebih luas.

Karena VM tidak terikat oleh batasan EVM, performanya bisa jauh lebih tinggi. ZK-EVM Ethereum bukan ancaman—justru komunitas Ethereum sangat mendorong inovasi seperti ini.

Contohnya, Vitalik secara terbuka memuji performa ZK-VM Brevis dan menantikan kehadirannya di ranah ZK-EVM.

Lalu bagaimana dengan Layer 2? Dampaknya mungkin ada, tetapi terbatas.

Vitalik pernah menyampaikan bahwa sebaiknya ZK dan Layer 2 dipisahkan saat membahas Polygon.

Dengan ZK di Layer 1, sebagian pengguna kemungkinan akan kembali dari ZK Layer 2, karena Layer 1 yang lebih murah mengurangi insentif menggunakan Layer 2.

Tetapi, Layer 1 adalah fondasi, Layer 2 adalah gedung pencakar langit. Semakin kuat fondasi, semakin baik. Jadi jika Layer 1 terintegrasi ZK, Layer 2 juga akan mendapatkan biaya lebih rendah dan menikmati manfaatnya.

Pada postingan yang sama, Vitalik secara khusus menyebutkan riset ZK-VM Brevis, menekankan bahwa banyak penelitian ZK mereka tidak terbatas pada Layer 2—“Penelitian ZK dan Layer 2 sebaiknya tetap dipisahkan.”

Contohnya, mereka mengelola marketplace komputasi ZK, membantu Uniswap hooks dalam distribusi hadiah berbasis ZK, dan mendorong inovasi aplikasi.

Singkatnya, Ethereum telah berjalan selama 10 tahun, dan seruan integrasi ZK telah terdengar sejak lima atau enam tahun lalu. Setelah bertahun-tahun dedikasi, integrasi ZK akhirnya mencapai tahap Alpha—tonggak yang tercapai berkat komitmen berkelanjutan dari Ethereum dan berbagai tim ZK pihak ketiga, termasuk Brevis dan Polygon.

Disclaimer:

  1. Artikel ini diterbitkan ulang dari [Medium] dan hak cipta sepenuhnya milik penulis asli [Ebunker]. Jika Anda memiliki kekhawatiran terkait penerbitan ulang ini, silakan hubungi tim Gate Learn untuk penyelesaian sesuai prosedur standar.
  2. Disclaimer: Pandangan dan opini dalam artikel ini sepenuhnya milik penulis dan tidak merupakan nasihat investasi.
  3. Versi bahasa lain dari artikel ini diterjemahkan oleh tim Gate Learn. Kecuali jika Gate disebutkan, jangan menyalin, mendistribusikan, atau melakukan plagiarisme terhadap konten terjemahan.

Artikel Terkait

Bagaimana Mempertaruhkan ETH?
Pemula

Bagaimana Mempertaruhkan ETH?

Saat Penggabungan selesai, Ethereum akhirnya beralih dari PoW ke PoS. Staker sekarang menjaga keamanan jaringan dengan mempertaruhkan ETH dan mendapatkan hadiah. Penting untuk memilih metode dan penyedia layanan yang tepat sebelum mempertaruhkan. Saat Penggabungan selesai, Ethereum akhirnya beralih dari PoW ke PoS. Staker sekarang menjaga keamanan jaringan dengan mempertaruhkan ETH dan mendapatkan hadiah. Penting untuk memilih metode dan penyedia layanan yang tepat sebelum mempertaruhkan.
2026-04-09 07:26:42
Tinjauan Mendalam Tokenomik stETH: Cara Lido Mendistribusikan Keuntungan Stake dan Mengakumulasi Nilai
Pemula

Tinjauan Mendalam Tokenomik stETH: Cara Lido Mendistribusikan Keuntungan Stake dan Mengakumulasi Nilai

stETH merupakan token staking likuid yang diterbitkan oleh Lido DAO (LDO). Token ini merepresentasikan aset ETH yang di-stake oleh pengguna beserta keuntungan staking yang dihasilkan di jaringan Ethereum, dan memungkinkan pengguna tetap dapat memanfaatkan aset mereka dalam ekosistem DeFi selama masa staking. Kerangka kerja tokenomik Lido DAO didasarkan pada dua aset utama: stETH dan LDO. stETH berfungsi utama untuk menangkap keuntungan staking dan menyediakan likuiditas, sedangkan LDO berperan dalam tata kelola protokol serta pengaturan parameter kunci. Kedua aset ini bersama-sama membentuk model dua token pada protokol staking likuid.
2026-04-03 13:38:51
Apa itu The Merge?
Pemula

Apa itu The Merge?

Dengan Ethereum menjalani penggabungan testnet terakhir dengan Mainnet, Ethereum akan resmi beralih dari PoW ke PoS. Lalu, apa dampak yang akan dibawa revolusi yang belum pernah terjadi ini ke dunia kripto?
2026-04-06 18:59:54
Bagaimana sistem tata kelola Lido DAO berjalan? Penjelasan mengenai peran token LDO
Pemula

Bagaimana sistem tata kelola Lido DAO berjalan? Penjelasan mengenai peran token LDO

Lido DAO (LDO) merupakan organisasi otonom terdesentralisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan protokol liquid staking Lido. Para holder token LDO memiliki hak suara dalam penentuan parameter protokol, strategi operasi node, serta arah pengembangan ekosistem secara keseluruhan. Sebagai infrastruktur utama di sektor liquid staking, mekanisme tata kelola Lido DAO secara langsung memengaruhi keamanan protokol, struktur keuntungan, dan prospek pertumbuhan jangka panjang.
2026-04-03 13:37:36
Apa itu Ethereum Terbungkus (WETH)?
Pemula

Apa itu Ethereum Terbungkus (WETH)?

Wrapped Ethereum (WETH) adalah versi ERC-20 dari mata uang asli blockchain Ethereum, Ether (ETH). Token WETH dipatok ke koin asli. Untuk setiap WETH yang beredar, ada cadangan ETH. Tujuan pembuatan WETH adalah untuk kompatibilitas di seluruh jaringan. ETH tidak mematuhi standar ERC-20 dan sebagian besar DApps yang dibangun di jaringan mengikuti standar ini. Jadi WETH digunakan untuk memfasilitasi integrasi ETH ke dalam aplikasi DeFi.
2026-04-09 06:41:29
Panduan Cara Berpindah Jaringan di MetaMask
Pemula

Panduan Cara Berpindah Jaringan di MetaMask

Ini adalah panduan sederhana langkah demi langkah tentang cara mengalihkan jaringan Anda di MetaMask.
2026-04-08 10:58:03