Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada sebuah kasus dalam sejarah kripto yang masih membuat banyak orang di komunitas merasa tidak nyaman. Nikolai Mushegian, salah satu pendiri awal yang ikut mendirikan MakerDAO, ditemukan meninggal di sebuah pantai di Puerto Rico pada Oktober 2022. Dia baru berusia 29 tahun.
Di sinilah keanehannya. Beberapa jam sebelum tubuhnya ditemukan di Pantai Condado di San Juan, Mushegian sempat memposting beberapa tweet yang cukup intens. Dia mengklaim bahwa badan intelijen—CIA, Mossad—dan apa yang dia sebut sebagai "elit pedofil" menjalankan operasi perdagangan manusia dan pemerasan, serta merencanakan untuk menyiksa dan membunuhnya. Kemudian dia tiba-tiba... menghilang.
Ketika pihak berwenang menemukannya, mereka mengatakan ada luka kecil di kepalanya tetapi tidak ada tanda-tanda kekerasan lain. Pantai itu sendiri dikenal dengan arus yang brutal dan pernah menjadi lokasi tenggelamnya orang sebelumnya. Itulah cerita resmi, bagaimanapun.
Tapi yang perlu diperhatikan—orang-orang yang mengenal Nikolai menggambarkannya sebagai orang yang brilian, meskipun mereka mengakui bahwa dia sedang menghadapi masalah kesehatan mental yang serius. Beberapa menganggap itu tragis tetapi disebabkan oleh dirinya sendiri. Yang lain, termasuk tokoh kripto seperti Brock Pierce, tidak begitu yakin. Waktu dari tweet terakhir itu, lokasi, dan keadaannya—semuanya terasa aneh bagi banyak orang yang mengamati dari komunitas.
Tahun-tahun kemudian, kasus ini masih memicu perdebatan. Apakah itu seperti yang terlihat di permukaan, atau ada sesuatu yang lebih gelap di baliknya? Investigasi resmi menyimpulkan satu hal, tetapi dunia kripto belum pernah benar-benar menemukan jawaban pasti. Ini adalah salah satu cerita yang mengingatkan kita betapa tak terduga dan terkadang gelapnya ruang ini bisa menjadi.