Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja menyadari bahwa banyak orang bingung antara APR dan APY, dan jujur saja, ini adalah kesalahan yang cukup umum. Kedua istilah ini terdengar mirip tetapi berfungsi dengan cara yang sama sekali berbeda, terutama saat kita memikirkan di mana akan menginvestasikan uang kita.
Mari kita mulai dari dasar. APR (Tingkat Persentase Tahunan) cukup sederhana: ini hanya bunga sederhana yang dihitung berdasarkan jumlah yang kamu investasikan awal. Tidak lebih. Jika kartu kreditmu menunjukkan 15% APR, itu adalah jumlah yang harus kamu bayar setiap tahun atas saldo tersebut. Kamu melihatnya di pinjaman pribadi, hipotek, kartu kredit. Langsung, tanpa kejutan.
Nah, di sinilah hal-hal menjadi menarik. APY (Hasil Persentase Tahunan) adalah cerita yang sama sekali berbeda. Ini termasuk efek bunga majemuk, di mana uangmu benar-benar mulai bertumbuh. Bunga dikapitalisasi dalam interval reguler—harian, bulanan, triwulanan—dan setiap kali bunga ditambahkan ke modal, perhitungan bunga berikutnya dilakukan atas jumlah yang lebih besar. Ini seperti bola salju yang membesar saat turun dari gunung.
Perbedaan praktisnya sangat besar. Bayangkan kamu memiliki rekening deposito bank dan kartu kredit dengan tingkat nominal yang sama yaitu 15%. Pada kartu kredit, kamu benar-benar membayar 15% APR. Tetapi di rekening deposito, jika bank menawarkan 15% APY, kamu akan mendapatkan lebih banyak karena bunga majemuk ini bekerja mendukungmu sepanjang tahun.
Itulah mengapa kamu lebih sering melihat APY di rekening tabungan, dana bersama, dan terutama dalam staking kripto. Bank menggunakannya karena mereka ingin menunjukkan pengembalian nyata yang akan kamu dapatkan. Jika bunga dikapitalisasi setiap hari, perbedaan antara APR dan APY bisa menjadi signifikan.
Kuncinya di sini adalah memahami bahwa saat kamu menilai sebuah investasi atau pinjaman, kamu tidak bisa hanya melihat angka saja. Kamu perlu tahu apakah itu APR atau APY. Dalam jangka panjang, mengabaikan efek bunga majemuk adalah kesalahan yang mahal. APY memberi gambaran sebenarnya tentang berapa banyak kamu akan mendapatkan atau berapa banyak yang benar-benar harus kamu bayar. Ini adalah metrik yang penting saat kamu ingin membuat keputusan keuangan yang cerdas.