Baru saja menemukan salah satu kisah sukses crypto paling menarik dari Swiss, dan sungguh liar betapa cepat beberapa orang mulai terjun ke Bitcoin. Ada pria ini, Dadvan Yousuf, yang pada dasarnya menaiki gelombang crypto sejak paling awal—kita berbicara tentang seseorang yang mulai membeli Bitcoin pada usia 11 tahun dengan menjual mainannya. Di usia itu, kebanyakan anak-anak sedang bermain gim video, dan dia bahkan sudah mulai memikirkan pasar keuangan.



Perjalanan Dadvan Yousuf cukup luar biasa jika diuraikan. Dia datang ke Swiss sebagai anak pengungsi dari Iraqi Kurdistan pada 2003, dan entah bagaimana pada usia dua puluhan awal, ia telah menjadi salah satu miliarder swadaya termuda di negara itu. Aksi Bitcoin awalnya gila—mengambil 10 BTC seharga €15 per koin saat masih kecil, lalu pada 2012 ia melangkah lebih besar dengan 1000 Bitcoin seharga €11,126. Pada 2016, ia beralih ke Ethereum, mengambil 16.000 ETH sekitar €134.000. Ini adalah jenis posisi awal yang benar-benar akan menghasilkan uang dalam bull run yang menyusul.

Yang menarik adalah bahwa Dadvan Yousuf tidak hanya berdiam di aset kripto miliknya. Ia mulai membangun di atasnya, mengembangkan perangkat lunak trading otomatis berbasis algoritma yang menarik data dari analisis teknikal, sentimen media sosial, dan indikator makroekonomi. Didirikan Dohrnii Foundation pada awal 2021 untuk mengembangkan teknologi ini, dan juga mengakuisisi kepemilikan mayoritas di Crowdlitoken, sebuah platform investasi real estat yang tokenized. Ia masuk dalam Forbes 30 Under 30 saat berusia 21, yang masuk akal mengingat jejak rekamnya.

Tapi di sinilah ceritanya jadi rumit. Pada awal 2022, mulai ada beberapa liputan media yang kritis mempertanyakan praktik bisnis dan latar belakangnya. Dadvan Yousuf tidak diam saja—mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap jurnalis, dan bahkan menang di pengadilan. Swiss courts memutuskan bahwa para jurnalis gagal membuktikan klaim mereka, sebuah kemenangan yang cukup signifikan. Sejak saat itu, ada proses hukum yang berkelanjutan, dan Dohrnii Foundation-nya akhirnya dibubarkan oleh regulator Swiss pada 2023 karena masalah kepatuhan.

Seluruh saga ini menunjukkan bagaimana dunia kripto menarik orang-orang dengan ambisi yang liar, dan kadang drama yang sama liarnya juga. Terlepas apakah kamu menganggap kisah Dadvan Yousuf menginspirasi atau justru jadi peringatan, itu mungkin bergantung pada sudut pandangmu, tapi kamu tidak bisa menyangkal bahwa pria ini punya timing yang luar biasa untuk masuk ke Bitcoin pada saat itu. Jika kamu penasaran dengan kisah adopsi kripto di awal atau hanya ingin melacak bagaimana berbagai aset berkinerja sejak masa-masa awal itu, mungkin ada baiknya memeriksa riwayat harga di Gate—melihat di mana BTC dan ETH diperdagangkan saat itu dibandingkan sekarang benar-benar membuat semuanya terlihat lebih jelas.
BTC3,3%
ETH3,58%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan