Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini perhatian saya tertarik pada strategi reorganisasi besar-besaran yang sedang dilakukan HSBC. Bank ini telah melakukan penyederhanaan struktur yang cukup agresif dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari menjual operasi retail di Prancis dan Amerika Serikat hingga melepas bisnis asuransi jiwa di Inggris. Terlihat seperti HSBC sedang fokus untuk mengonsolidasikan bisnis inti mereka.
Yang menarik adalah bagaimana HSBC memperlakukan Hang Seng Bank setelah menyelesaikan privatisasi pada Januari lalu. Ketika media menanyakan apakah ada kemungkinan Hang Seng akan dijual atau dilepas sebagai aset non-inti, CEO HSBC Noel Quinn memberikan jawaban yang cukup jelas. Menurut Noel Quinn, tidak ada rencana sama sekali untuk membuang aset-aset tersebut, dan ini menunjukkan komitmen serius HSBC terhadap operasi di Hong Kong.
Yang lebih penting lagi, Noel Quinn menekankan bahwa setiap divisi Hang Seng dihargai dan diapresiasi oleh grup induk. Ini bukan sekadar pernyataan formal, tapi mencerminkan bahwa HSBC melihat nilai strategis jangka panjang dalam mempertahankan Hang Seng sebagai bagian integral dari operasi mereka. Menurut Noel Quinn, masih ada banyak ruang untuk sinergi dan koordinasi antara Hang Seng dan HSBC di berbagai area bisnis.
Strategi ini cukup menarik karena menunjukkan bahwa meskipun HSBC melakukan penyederhanaan besar-besaran di Barat, mereka justru memperkuat posisi di pasar Asia. Hang Seng tetap menjadi aset strategis yang tidak akan dikorbankan dalam proses reorganisasi ini.