Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam trading dengan leverage adalah biaya pendanaan. Banyak trader yang mengabaikan hal ini, tetapi dalam jangka panjang bisa menjadi biaya yang cukup besar.
Untuk menjelaskan apa itu biaya pendanaan secara sederhana, ini adalah biaya yang harus kamu bayar karena mempertahankan posisi terbuka selama periode tertentu. Terutama dalam trading futures dan margin trading, biaya ini sering muncul. Biasanya dihitung setiap 8 jam dan dibayar tiga kali sehari. Dalam kondisi tertentu, tergantung pada kondisi pasar, bisa sampai empat kali.
Lalu, bagaimana biaya ini berubah? Di sinilah perbedaan harga antara pasar spot dan pasar futures berperan. Jika pasangan mata uang yang kamu tradingkan di pasar spot diperdagangkan dengan harga lebih tinggi daripada di pasar futures, ini berarti posisi short lebih dominan. Dalam situasi ini, tingkat pendanaan menjadi negatif. Semakin besar selisih harga, semakin dalam pula tingkat negatifnya.
Mekanismenya seperti ini: selama dominasi posisi short belum seimbang, mereka yang berada di posisi long akan menerima sebagian biaya pendanaan yang dibayarkan oleh posisi short. Dengan kata lain, pasar berusaha menyeimbangkan diri sendiri.
Sebagai petunjuk, pasar sering kali bergerak berlawanan dengan mayoritas. Oleh karena itu, alih-alih langsung menggunakan data tingkat pendanaan sebagai sinyal trading, anggaplah ini sebagai indikator atau sinyal pasar. Jadikan bagian dari strategi kamu, tetapi jangan bergantung sepenuhnya padanya. Terutama dalam posisi panjang, usahakan meminimalkan waktu pegang posisi agar biaya ini bisa diminimalkan.