Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam trading dengan leverage adalah biaya pendanaan. Banyak trader yang mengabaikan hal ini, tetapi dalam jangka panjang bisa menjadi biaya yang cukup besar.



Untuk menjelaskan apa itu biaya pendanaan secara sederhana, ini adalah biaya yang harus kamu bayar karena mempertahankan posisi terbuka selama periode tertentu. Terutama dalam trading futures dan margin trading, biaya ini sering muncul. Biasanya dihitung setiap 8 jam dan dibayar tiga kali sehari. Dalam kondisi tertentu, tergantung pada kondisi pasar, bisa sampai empat kali.

Lalu, bagaimana biaya ini berubah? Di sinilah perbedaan harga antara pasar spot dan pasar futures berperan. Jika pasangan mata uang yang kamu tradingkan di pasar spot diperdagangkan dengan harga lebih tinggi daripada di pasar futures, ini berarti posisi short lebih dominan. Dalam situasi ini, tingkat pendanaan menjadi negatif. Semakin besar selisih harga, semakin dalam pula tingkat negatifnya.

Mekanismenya seperti ini: selama dominasi posisi short belum seimbang, mereka yang berada di posisi long akan menerima sebagian biaya pendanaan yang dibayarkan oleh posisi short. Dengan kata lain, pasar berusaha menyeimbangkan diri sendiri.

Sebagai petunjuk, pasar sering kali bergerak berlawanan dengan mayoritas. Oleh karena itu, alih-alih langsung menggunakan data tingkat pendanaan sebagai sinyal trading, anggaplah ini sebagai indikator atau sinyal pasar. Jadikan bagian dari strategi kamu, tetapi jangan bergantung sepenuhnya padanya. Terutama dalam posisi panjang, usahakan meminimalkan waktu pegang posisi agar biaya ini bisa diminimalkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan