Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja menyadari sebuah tren pasar yang cukup layak diperhatikan, yang berkaitan dengan masa depan stablecoin terbesar di dunia.
Tether baru-baru ini secara resmi mengumumkan telah mengontrak KPMG untuk melakukan audit menyeluruh terhadap cadangan USDT sebesar 185 miliar dolar AS-nya, sekaligus juga mengajak PwC untuk membantu menyiapkan sistem internal. Ini bukan hal kecil, karena menandai langkah paling substantif Tether dalam hal transparansi.
Latar belakangnya seperti ini: Tether telah lama dikritik karena masalah transparansi cadangannya. Sejak didirikan pada 2014, keraguan tentang komposisi asetnya tidak pernah berhenti. Hingga tahun 2023, New York baru memaksa pengungkapan dokumen cadangan Tether melalui Undang-Undang Kebebasan Informasi, dan hasilnya menunjukkan sebagian besar asetnya disimpan di bank Deltec di Bahama, serta memiliki eksposur besar terhadap surat berharga komersial yang diterbitkan oleh Bank of China. Informasi ini sempat memicu kekhawatiran pasar.
Kini, Tether memilih empat firma akuntansi besar untuk melakukan audit laporan keuangan secara menyeluruh, yang jauh melampaui laporan verifikasi bulanan yang diterbitkan BDO sebelumnya. Audit ini akan melibatkan pemeriksaan rinci terhadap aset, kewajiban, pengendalian internal, dan sistem pelaporan, yang sangat penting untuk membangun kepercayaan di seluruh pasar kripto.
Alasan Tether melakukan ini sangat terkait dengan rencana ekspansi pasar AS-nya. Menurut laporan, perusahaan yang berbasis di El Salvador ini sedang mempersiapkan langkah masuk ke pasar AS dengan target pendanaan mencapai 15-20 miliar dolar dan valuasi hingga 500 miliar dolar. Namun, kekhawatiran investor saat ini lebih banyak tertuju pada risiko penetapan harga dan regulasi, sementara kurangnya transparansi menjadi hambatan utama dalam pendanaan.
Selain itu, undang-undang GENIUS yang ditandatangani Juli lalu telah membangun kerangka stablecoin federal pertama di AS, dan Tether sudah meluncurkan USAT, token dolar yang sesuai dengan regulasi di bawah kerangka ini. Langkah audit ini juga bagian dari penyesuaian terhadap perubahan regulasi di AS.
Sejujurnya, perubahan ini cukup menarik. Sebagai mata uang cadangan global dan penyedia likuiditas penting di pasar kripto, USDT menghubungkan dunia keuangan tradisional dan aset digital. Meningkatkan transparansi Tether berarti proses normalisasi industri ini semakin cepat, yang juga menguntungkan perkembangan regulasi di pasar AS.
Dalam beberapa hal, ini mencerminkan bahwa aset kripto mulai menjadi kelas aset utama di Wall Street. Kerangka regulasi semakin lengkap, institusi besar mulai masuk, dan fondasi kepercayaan stablecoin sedang dibangun kembali. Jika audit Tether berjalan lancar, ini bisa menetapkan standar baru untuk ekosistem stablecoin di pasar AS. Patut terus diperhatikan perkembangan ini.