Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
黃仁勳 menyebut kartu grafis lama GPU seperti anggur yang semakin enak setelah disimpan: 5 tahun chip terus meningkat nilainya, naik lebih cepat daripada anggur tua
Permintaan AI meledak mendorong harga GPU naik secara menyeluruh, bahkan chip lama 5 tahun yang lalu terus mengalami apresiasi nilai. CEO NVIDIA Jensen Huang menyebut fenomena ini sebagai “Efek Anggur Berkualitas (Fine Wine)”, yang menunjukkan bahwa harga GPU lama bahkan melebihi anggur tua yang berkualitas baik.
(Prakata: Kekurangan daya komputasi GPU terulang kembali: perusahaan besar seperti OpenAI, Anthropic menghabiskan pasokan, startup AI antre sampai akhir tahun)
(Latar belakang tambahan: Apakah gelembung GPU akan pecah? Ahli: Harga sewa H100 NVIDIA merosot ke “2 dolar per jam”, mengapa permintaan menurun tajam)
Permintaan AI memasuki periode ledakan, GPU menjadi salah satu sumber daya daya komputasi paling langka di seluruh dunia, bahkan chip lama yang sudah beredar 4 hingga 5 tahun mulai mengalami kenaikan harga secara terus-menerus. CEO NVIDIA Jensen Huang menggambarkan fenomena ini sebagai “Efek Anggur Berkualitas (Fine Wine)”, yang berarti GPU lama seperti anggur tua yang semakin matang dan harganya semakin naik.
Asal-usul dan Evolusi “Efek Anggur Berkualitas”
Menurut laporan media asing, istilah “Fine Wine” pertama kali merujuk pada era kartu grafis AMD Vega, yang digunakan untuk menggambarkan peningkatan performa GPU melalui optimasi driver secara berkelanjutan. Namun seiring datangnya era AI, makna istilah ini mengalami perubahan mendasar—sekarang lebih sering digunakan untuk menggambarkan kenaikan harga GPU seiring waktu.
Huang Jensen menyatakan bahwa kecepatan kenaikan harga GPU lama bahkan melebihi proses penuaan anggur yang sebenarnya, dan tetap memiliki permintaan yang kuat di pasar. Bahkan produk yang sudah berusia 4 hingga 5 tahun tetap mengalami apresiasi nilai.
Permintaan Daya Komputasi AI Memicu Ketidakseimbangan Penawaran dan Permintaan GPU
NVIDIA menyatakan bahwa permintaan AI sedang mendorong pasar GPU memasuki fase pertumbuhan yang pesat. Hampir semua pusat data yang menjalankan bisnis AI di seluruh dunia bergantung pada GPU sebagai sumber daya daya komputasi utama, meskipun permintaan CPU juga meningkat secara bersamaan, GPU tetap memegang posisi yang tak tergantikan.
Saat ini, kapasitas semikonduktor global sangat ketat, dari pembuatan wafer hingga GPU, CPU, DRAM, hingga platform komputasi awan AI, seluruh rantai industri menghadapi kekurangan pasokan. Ketegangan ini semakin mendorong harga berbagai perangkat keras, termasuk GPU, dan juga mempengaruhi GPU lama.
CEO CoreWeave: Permintaan GPU Lama Meningkat Pesat
CEO raksasa komputasi awan CoreWeave, Mike Intrator, juga sejalan dengan pandangan Huang Jensen. Ia menyatakan bahwa permintaan GPU lama sedang meningkat pesat, termasuk model H100, H200, L40S, dan A100 yang harganya lebih tinggi dari kuartal sebelumnya. Intrator menyebutkan bahwa sumber daya komputasi CoreWeave secara longgar terjual habis, dan situasi ini umum terjadi di seluruh industri.
Para analis berpendapat bahwa dengan terus membengkaknya jumlah parameter model AI dan percepatan penerapan AI perusahaan, ketidakseimbangan penawaran dan permintaan GPU dalam jangka pendek sulit diatasi. Bahkan GPU lama yang sudah “ketinggalan zaman” tetap diminati di pasar sekunder dan pasar sewa cloud, yang memberi dasar nyata bagi analogi Huang Jensen tentang “Efek Anggur Berkualitas”.