Belakangan ini saya sedang mempelajari pola perdagangan harmonik, dan menemukan bahwa pola kelelawar bearish memang layak untuk dipahami secara mendalam. Banyak orang masih agak bingung tentang struktur dan aturan perdagangan dari pola ini, hari ini saya rangkum pemahaman saya.



Pertama, mari bahas komposisi dasar dari pola kelelawar bearish. Seluruh struktur terdiri dari empat kaki: XA, AB, BC, CD. Di mana kaki XA adalah tren turun awal, yang menentukan arah seluruh pola. Selanjutnya, kaki AB akan melakukan retracement ke atas, biasanya di posisi Fibonacci 38% atau 50%. Titik B sangat penting, posisinya langsung mempengaruhi keabsahan pola.

Saya perhatikan banyak orang cenderung melakukan kesalahan di sini. Jika retracement B terlalu dalam, melebihi batas standar pola kelelawar, pola ini bisa diklasifikasi ulang sebagai pola Gartley. Jadi, titik B harus berakhir secara ketat di salah satu dari dua level ini.

Kemudian, kaki BC akan memantul kembali dari 38% hingga 88% dari kaki AB. Terakhir, kaki CD adalah penentu, yang akan bergerak naik dan berakhir di retracement 88% dari kaki XA. Ketika kaki CD mencapai posisi ini, pola kelelawar bearish resmi dikonfirmasi, dan saat itu harga seharusnya mulai berbalik turun.

Berbicara tentang eksekusi perdagangan, aturan trading pola kelelawar bearish sebenarnya tidak rumit. Pertama, lakukan order jual dengan limit di retracement 88% dari kaki XA. Stop loss ditempatkan di atas titik tertinggi pergerakan X, sehingga risiko bisa dikontrol dengan ketat. Untuk keluar, gunakan tiga target: target pertama di titik tertinggi pergerakan B, target kedua di titik terendah pergerakan C, dan target ketiga di titik terendah pergerakan A.

Saya pernah melihat contoh nyata pasangan GBP/CAD yang cukup jelas. Pada tren tersebut, kaki XA turun sangat kuat, kemudian kaki AB melakukan retracement sekitar 53%, meskipun sedikit di atas ideal 50%, tapi masih dalam batas yang dapat diterima. Setelah itu, kaki BC sedikit turun, lalu kaki CD mulai naik. Ketika kaki CD mencapai retracement 88% dari XA, kita pasang limit order jual di sana.

Menariknya, meskipun order terisi dan harga terus naik, titik D akhirnya berakhir di posisi 97%, membentuk pola double top. Karena stop loss ditempatkan cukup jauh, kita tidak tersentuh. Selain itu, ujung kaki CD membentuk pola pin bar, yang semakin menguatkan kemungkinan pembalikan turun.

Selanjutnya, harga mulai turun, target pertama ditembus oleh satu candlestick bearish besar, lalu harga melakukan koreksi kecil dan turun lagi. Target kedua di titik terendah C juga tercapai. Setelah itu, harga berbalik naik dan akhirnya stop loss tersentuh. Meskipun target ketiga tidak tercapai, dua target pertama sudah memberi kita keuntungan yang cukup baik.

Pola kelelawar bearish menonjol di antara empat pola harmonik utama lainnya, yaitu Gartley, Butterfly, dan Crab. Keunggulan pola kelelawar adalah menawarkan rasio risiko-imbalan yang paling optimal. Hal ini karena pola ini membutuhkan retracement yang cukup dalam untuk memvalidasi, yang secara tidak langsung memungkinkan kita menempatkan stop loss relatif jauh dari titik X, sehingga memberi ruang gerak yang lebih besar. Jika Anda tertarik dengan trading harmonik, pola kelelawar bearish memang salah satu pola utama yang layak dikuasai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan