Belakangan ini saat melihat valuasi proyek, saya menemukan banyak orang masih agak bingung dengan konsep FDV ini. Sebenarnya memahami arti FDV cukup penting untuk menilai apakah sebuah proyek kripto layak untuk diinvestasikan.



Sederhananya, FDV adalah berapa nilai sebuah proyek jika semua token sudah beredar. Terdengar agak abstrak, saya beri contoh. Misalnya kamu melihat sebuah proyek saat ini memiliki kapitalisasi pasar yang tidak tinggi, tetapi secara FDV nilainya sangat tinggi, maka harus waspada, karena mungkin akan ada banyak token yang akan dirilis di masa depan, sehingga tokenmu akan terdilusi.

Saya baru-baru ini melihat data pasar. Situasi Bitcoin saat ini sangat representatif, harga saat ini 77.710 dolar AS, total pasokan lebih dari 20,01 juta koin, kapitalisasi pasar sekitar 1,556 triliun dolar AS. Lalu apa arti FDV-nya? Sekitar 1,555 triliun dolar AS. Situasi BTC ini menunjukkan kapitalisasi pasar dan FDV keduanya sangat tinggi, menandakan proyek ini sudah sangat matang.

Tapi jika dibandingkan dengan proyek seperti NEXO, situasinya berbeda. NEXO saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar 878 juta dolar AS, tetapi jumlah token yang beredar sudah mencapai 1 miliar koin, secara FDV juga sekitar 878 juta dolar AS, yang berarti hampir semua token sudah beredar, dan ruang dilusi di masa depan tidak besar.

Saya rasa banyak orang cenderung melakukan kesalahan dengan melihat kapitalisasi pasar yang rendah dan mengira mereka mendapatkan barang murah, tetapi jika tidak memperhatikan FDV, mereka tidak bisa melihat risiko valuasi yang sebenarnya. Contoh ekstremnya, misalnya ada proyek yang kapitalisasi pasarnya hanya 10 juta dolar AS, terlihat sangat murah, tetapi FDV-nya 10 miliar dolar AS, yang berarti ada ruang dilusi 99 kali lipat di masa depan. Saat itu kamu harus berpikir matang, apa yang membuat proyek ini bisa mempertahankan valuasi tinggi setelah semua token dirilis.

Ada satu poin yang sering diabaikan. Perhitungan FDV mengasumsikan harga token tetap konstan, tetapi kenyataannya tidak begitu. Ketika banyak token baru masuk ke pasar, peningkatan pasokan biasanya akan memberi tekanan turun pada harga. Jadi, FDV kadang bisa memberi estimasi nilai potensial yang terlalu optimis.

Saran saya, saat menilai sebuah proyek jangan hanya fokus pada kapitalisasi pasar atau FDV saja, tetapi kombinasikan keduanya. Selain itu, perhatikan juga jadwal unlock token proyek, kapan akan ada rilis besar-besaran. Dan yang tak kalah penting, teliti kemajuan teknis proyek dan daya saing pasar dari aspek substantif. Menggunakan FDV saja untuk menilai apakah sebuah proyek layak diinvestasikan cukup berisiko.

Akhirnya, yang ingin saya katakan adalah memahami arti FDV sebenarnya membantu kamu melihat ruang valuasi nyata sebuah proyek. Baik untuk investasi maupun trading, meluangkan waktu memahami indikator dasar ini sangat berharga dalam jangka panjang.
BTC-2,42%
NEXO0,09%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan