Sai, insider trading tetap menjadi salah satu kejahatan keuangan yang paling menarik dan mengejutkan untuk dipelajari.


Ini bukan hanya soal regulator seperti SEC yang berusaha menghentikan semuanya — ini adalah kisah tentang bagaimana orang-orang paling pintar dan dihormati di Wall Street mengkhianati kepercayaan demi keuntungan ilegal.

Mari kita ambil Ivan Boesky sebagai titik awal.
Pada tahun 80-an, arbitratore ini dianggap sebagai legenda, tetapi kenyataannya jauh lebih gelap.
Dia mengumpulkan lebih dari 200 juta dolar dalam keuntungan ilegal dengan memanfaatkan informasi rahasia dari bankir investasi.
Ketika kasus ini meledak pada tahun 1986, dia mengungkap jaringan korupsi besar di Wall Street dan menyebabkan jatuhnya tokoh seperti Michael Milken.
Boesky bekerja sama dengan penyidik dan menjalani hukuman tiga tahun penjara plus denda 100 juta dolar.

Tapi mungkin kasus paling ikonik dari insider trading skala besar adalah kasus Raj Rajaratnam dengan Galleon Group.
Orang ini membangun jaringan insider perusahaan — orang dalam Intel, IBM, McKinsey — dan secara sistematis mengumpulkan informasi rahasia.
Pada tahun 2011, dia dihukum 11 tahun penjara karena memperoleh keuntungan ilegal sebesar 70 juta dolar.
Yang membuat kasus ini sangat signifikan adalah penggunaan penyadapan telepon, sebuah teknik yang jarang terlihat dalam kejahatan keuangan pada masa itu.

Lalu ada kasus yang menarik perhatian publik secara umum.
Martha Stewart dan Sam Waksal dengan ImClone Systems pada tahun 2001 — Stewart menjual hampir 4.000 saham tak lama sebelum FDA menolak obat mereka untuk kanker.
Secara teknis dia tidak dihukum karena insider trading, tetapi karena menghalangi keadilan dan pernyataan palsu.
Lima bulan penjara.
Waksal, CEO asli perusahaan, mendapatkan tujuh tahun.

Dan ada Jeffrey Skilling dari Enron.
Dia menjual sekitar 60 juta dolar saham dengan mengetahui bahwa kebangkrutan akan segera terjadi.
Pada tahun 2006, dia dihukum — awalnya 24 tahun, kemudian dikurangi menjadi 14.
Kasusnya menunjukkan bagaimana insider trading menjadi bagian dari skema penipuan perusahaan yang lebih besar.

Jangan lupakan R. Foster Winans dari Wall Street Journal.
Pada tahun 1985, dia mengungkapkan cerita dari rubrik 'Heard on the Street' kepada broker yang kemudian melakukan trading sebelum informasi tersebut menjadi publik.
Skema sederhana tapi efektif.
Dia menjalani 18 bulan penjara.

Dan terakhir Steven A. Cohen dengan SAC Capital pada tahun 2013.
Di sini dia sendiri tidak didakwa secara kriminal, tetapi delapan karyawannya dihukum.
Perusahaan didenda 1,8 miliar dolar dan dipaksa menutup operasi.
Kasus ini menunjukkan bagaimana insider trading bisa sangat tertanam dalam operasi hedge fund berfrekuensi tinggi.

Apa yang muncul dari kasus-kasus terkenal ini adalah pola:
tidak peduli seberapa pintar atau dihormati kamu, konsekuensinya selalu berat.
Dan setiap kasus telah memicu perubahan regulasi yang lebih ketat.
Pelajarannya? Sistem terus berkembang untuk menangkap mereka yang mencoba memanfaatkan informasi rahasia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan