Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#InstitutionalCapitalRotatesFromBTCToHYPEAndXRP
Standard Chartered Sebut Ethereum Bisa Naik 20 Kali Lipat setelah ETH Alami Crash Brutal di Bawah US$2.000
Standard Chartered menegaskan kembali target Ethereum
ETHUSD
di US$40.000 pada akhir 2030, di mana bank tersebut tetap memegang proyeksi ini walaupun ETH turun di bawah US$2.000 untuk pertama kalinya sejak akhir Maret.
Kepala Global Riset Aset Digital, Geoff Kendrick, membandingkan penurunan Ethereum dengan Amazon saat krisis dot-com tahun 2001. Ia mengatakan bahwa metrik internal jaringan Ethereum terus membaik meskipun harga tokennya bergerak terpisah.
Analogi Bezos dan Proyeksi Jangka Panjang
Kendrick kembali menegaskan target harga ETH di US$4.000 pada akhir 2026 dan US$40.000 pada akhir 2030. Ia menyampaikan proyeksi ini lewat sebuah catatan riset yang dibagikan kepada para klien.
Jumlah transaksi dan total value locked (TVL) berada mendekati level tertinggi sepanjang masa dalam satuan ETH, menurut catatan itu. Hal ini kontras dengan ETH di bawah US$2.000 saat ini dan penurunan 57% dari rekor Agustus 2025 di US$4.946.
Saya melihat performa ETH sangat mirip seperti Jeff Bezos menggambarkan harga saham AMZN saat gelembung teknologi 2001 pecah,” tulis Kendrick.
Petinggi Standard Chartered ini mengaitkan perbedaan tersebut dengan pidato Jeff Bezos tahun 2018 tentang jatuhnya saham Amazon di 2001.
Saham bukanlah perusahaan. Dan perusahaan bukanlah saham. Jadi, ketika saya menyaksikan harga saham turun dari US$113 ke US$6, saya juga melihat seluruh metrik internal bisnis kami… semua aspek bisnis malah semakin membaik,” ujar Bezos saat itu.
Ia juga menyebut bahwa saham Amazon telah naik sekitar 1.000 kali lipat sejak 2001 setelah penyesuaian stok split dilakukan.
Geoff Kendrick juga memproyeksikan kapitalisasi pasar stablecoin akan naik enam kali lipat pada akhir 2028.
Aset dunia nyata ter-tokenisasi berpotensi meningkat 50 kali lipat pada periode yang sama, dengan Ethereum menjadi tuan rumah 50% hingga 65% dari kedua segmen itu.
Retail Membeli, Institusi Menjual, Short Position Meningkat
Walaupun harga Ethereum turun di bawah US$2.000, rasio ETH/BTC juga turun ke titik terendah lima tahun sekitar 0,027.
Data dari Santiment menunjukkan lonjakan order “buy the dip” dari investor ritel setelah ETH menembus US$2.000. Sementara aliran dana institusi bergerak sebaliknya.
“Investor ritel mulai gencar melakukan ‘buy the dip’ pada ETH setelah harga menembus level support psikologis utama ini. Biasanya, hal ini menandakan harga masih berpotensi turun lebih jauh, karena kerumunan (yang seringnya salah memprediksi pasar) terlalu optimistis,” prediksi analis Santiment dalam analisisnya.
Pada pasar prediksi Polymarket kini terdapat peluang 54% ETH akan tutup di bawah US$1.500 tahun ini. Taruhan ini telah didukung volume trading sebesar US$6,4 juta.
Namun, posisi short terlihat sudah sangat padat. Kenaikan open interest dan funding rate positif menghadirkan sekitar US$2 miliar potensi short squeeze.
Risiko ini pun bisa meningkat jika ETH kembali menembus level US$2.000.
Apakah analogi Amazon dari Kendrick terbukti, akan sangat bergantung pada kemampuan Ethereum dalam mengubah penggunaan jaringan menjadi penyerapan nilai di level token.
Bulls lama seperti co-founder Bankless, David Hoffman, kini berpendapat nilai lebih banyak mengalir ke aplikasi dan layer-2, bukan ke ETH itu sendiri.