Analisis: Shiba Inu “paus raksasa” misterius yang tidak bergerak selama 5 tahun memegang 103 miliar triliun SHIB, investasi 10.000 dolar AS sempat bernilai 5 miliar dolar AS

Berita ME News, pada 21 Juli (UTC+8), platform analitik blockchain Bubblemaps mengungkapkan bahwa di ekosistem Shiba Inu (SHIB) terdapat sebuah klaster alamat “hiu besar” yang misterius yang sejak 2020 terus memegang sekitar 103 triliun koin SHIB. Awalnya, klaster ini hanya menghabiskan 38 ETH (saat itu sekitar 10 ribu dolar AS) untuk membangun posisi. Nilai keuntungan mengambang sempat menembus level valuasi lebih dari 5 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu kisah investasi paling mengejutkan dalam sejarah pasar kripto.

Menurut pelacakan Bubblemaps, “hiu besar” tersebut mula-mula membeli 103 triliun SHIB melalui alamat dompet 0x1406, setara sekitar 10% dari total suplai yang beredar saat itu. Seiring kenaikan harga SHIB, nilai posisi ini pernah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS. Saat ini, klaster alamat tersebut masih memiliki aset senilai lebih dari 250 juta dolar AS, dengan imbal hasil kumulatif lebih dari 21.000 kali.

Untuk menurunkan risiko eksposur, “hiu besar” ini memecah aset ke 14 alamat pada November 2021. Pada Januari 2023, Bubblemaps pertama kali mengungkap klaster “hiu besar” SHIB tersebut. Saat itu, mereka mengendalikan sekitar 10% suplai SHIB senilai lebih dari 1 miliar dolar AS, memicu diskusi komunitas tentang kepemilikan terkonsentrasi yang sangat tinggi oleh satu entitas.

Setelah itu, klaster alamat terus melakukan perpindahan alamat dan pemecahan. Pada September 2023, Bubblemaps menemukan bahwa kepemilikannya yang semula terkonsentrasi pada sedikit dompet yang jelas kini menyebar ke lebih banyak alamat baru. Ini dianggap sebagai operasi khas untuk menurunkan visibilitas di rantai. Dengan bantuan alat Magic Nodes, Bubblemaps tetap dapat mengidentifikasi keterkaitan antar dompet tersebut.

Pada awal 2024, saat SHIB mengalami kenaikan, nilai kepemilikan “hiu besar” tersebut kembali menembus 200 juta dolar AS, sementara jumlah dompet berkembang menjadi lebih dari 170 alamat. Hingga saat ini, klaster ini masih mengendalikan sekitar 8,51% dari suplai SHIB yang beredar. Dibandingkan porsi awal 10%, proporsinya menurun, namun Bubblemaps menyatakan bahwa penurunan tersebut terutama berasal dari perpindahan normal di rantai, dan tidak ditemukan indikasi aksi jual besar-besaran.

Bubblemaps menekankan bahwa kasus ini menunjukkan pentingnya nilai alat transparansi on-chain: sebuah entitas dapat menyembunyikan kepemilikan bernilai besar dengan memecah dana ke banyak dompet, tetapi setiap perpindahan dana akan meninggalkan catatan publik di blockchain. Kasus “hiu besar” SHIB ini pun menjadi contoh tipikal untuk mengamati “perilaku hiu besar, konsentrasi kepemilikan, dan pelacakan on-chain” di pasar kripto. (Sumber: ODAILY)

SHIB0,44%
ETH1,07%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan