
Juan Hernandez, seorang pekerja las asal Meksiko yang bergabung dengan SpaceX pada 2015 dengan upah per jam 28 dolar AS, mendapatkan hibah saham awal senilai 10.000 dolar AS dan potongan gaji selama 10 tahun untuk ESPP (program pembelian saham karyawan). Saat perusahaan melantai, ia memiliki sekitar 6.500 saham dengan penilaian sekitar 1.046.175 dolar AS. Hernandez telah pindah sebelum IPO untuk melanjutkan sebagai pekerja las di Blue Origin.
Angka konfirmasi kepemilikan Hernandez dan jejak karier
Menurut laporan CBS News dan Yahoo Finance:
Waktu bergabung: 2015, upah per jam 28 dolar AS, awalnya bergabung sebagai pekerja las kontrak
Hibah awal: setelah menjadi karyawan tetap, mendapat hibah saham senilai 10.000 dolar AS
Pembelian berkelanjutan: selama 10 tahun terus membeli melalui ESPP dengan harga diskon
Kenaikan karier: dari pekerja las menjadi supervisor
Kepemilikan saat IPO: sekitar 6.500 saham, dengan penilaian sekitar 1.046.175 dolar AS
2020: menjual sebagian saham untuk membeli properti di Texas (saat SpaceX masih perusahaan privat)
Tujuan saat keluar: sebelum IPO ia pindah ke Blue Origin, dan terus bekerja sebagai pekerja las
Judul laporan Yahoo Finance menyebut ia keluar setelah kenaikan nilai dari hibah awal menjadi sekitar 880.000 dolar AS (selisih angka dengan 1.046.175 dolar AS versi CBS News kemungkinan mencerminkan perbedaan cara perhitungan).
Angka konfirmasi distribusi kekayaan karyawan SpaceX setelah IPO
Berdasarkan angka yang dikonfirmasi oleh Fortune:
Jumlah miliarder: sekitar 4.400 orang, baik karyawan aktif maupun mantan karyawan, yang memegang saham senilai lebih dari 1 juta dolar AS
Jumlah miliarder: sekitar 400 orang, yang memegang saham senilai lebih dari 100 juta dolar AS
CFO Bret Johnsen: perkiraan kepemilikan lebih dari 1 miliar dolar AS
COO Gwynne Shotwell: perkiraan kepemilikan lebih dari 1 miliar dolar AS
Direktur Antonio Gracias: sekitar 65 miliar dolar AS
Direktur Luke Nosek: sekitar 5 miliar dolar AS
Kesenjangan konfirmasi antara kekayaan di atas kertas dan kekayaan yang bisa dicairkan
Profesor akuntansi di Universitas Georgetown, Jason Schloetzer, dalam pernyataan yang dikutip Fortune mengatakan: “Saham senilai jutaan dolar AS di atas kertas tidak sama dengan jutaan dolar AS di rekening bank.”
Nilai yang direalisasikan karyawan tetap dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut: periode penguncian setelah IPO (biasanya 180 hari), volatilitas harga, serta kewajiban pajak yang ditumpuk dari pajak federal, pajak negara bagian, dan pajak minimum alternatif (AMT). Hernandez menjual saham untuk membeli properti di Texas dilakukan secara bertahap sebagai strategi jangka panjang, bukan pencairan sekali setelah IPO.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa Juan Hernandez memilih keluar saat saham SpaceX masih bertumbuh?
Menurut berbagai laporan, tidak ada penjelasan spesifik mengenai alasan ia keluar. Yang dapat dikonfirmasi adalah, ketika ia pergi, SpaceX masih perusahaan privat, dan sahamnya belum likuid; kekayaan jutaan dolar AS miliknya sepenuhnya berasal dari IPO SpaceX (yang terjadi setelah ia keluar).
Bagaimana ESPP (program pembelian saham karyawan) memperbesar efek dari hibah awal?
Berdasarkan artikel, ESPP memungkinkan karyawan membeli saham perusahaan secara terus-menerus dengan harga diskon melalui pemotongan gaji. Dalam proses penilaian SpaceX yang naik dari beberapa ratus miliar dolar AS hingga 1,75 triliun dolar AS, pembelian diskon yang berulang menambah pertumbuhan nilai; dalam skala waktu panjang, hal itu secara signifikan memperbesar total nilai kepemilikan.
Sekitar berapa karyawan SpaceX yang menjadi jutawan dalam IPO?
Berdasarkan laporan Fortune, sekitar 4.400 karyawan aktif maupun mantan karyawan yang nilai sahamnya setelah IPO SpaceX melebihi 1 juta dolar AS, dan sekitar 400 orang melebihi 100 juta dolar AS. Profesor di Universitas Georgetown mengingatkan bahwa jumlah uang yang benar-benar diterima tetap dipengaruhi oleh periode penguncian, fluktuasi harga, dan pajak.