Permintaan Infrastruktur AI Melonjak saat AMD dan TSMC Memimpin Reli, Mendorong Gelombang Baru Investasi Saham AS

Ecosystem
Diperbarui: 2026/07/07 02:34

Dengan pesatnya kemajuan teknologi AI, perusahaan-perusahaan di seluruh dunia semakin gencar berinvestasi dalam infrastruktur kecerdasan buatan. Lonjakan ini mendorong pertumbuhan baru di industri semikonduktor, komputasi awan, pusat data, dan memori, sehingga saham-saham terkait AI kembali menjadi sorotan di pasar saham AS. Baru-baru ini, raksasa teknologi seperti AMD, Broadcom, dan TSMC mendorong kenaikan pasar, memperkuat kepercayaan investor terhadap permintaan jangka panjang untuk AI. Seiring berlanjutnya tren investasi AI, semakin banyak investor mencari cara efisien untuk mendiversifikasi portofolio saham teknologi global mereka.

Permintaan Infrastruktur AI Meledak: Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Pasar AS


(Sumber: TradingView)

Kecerdasan buatan (AI) tetap menjadi penggerak utama di pasar modal global. Pada hari perdagangan terakhir, ketiga indeks utama AS ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average untuk pertama kalinya menembus 53.000 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq juga mencatat kenaikan. Aliran modal kembali masuk ke sektor-sektor terkait AI dan semikonduktor. Meskipun S&P 500 secara keseluruhan naik, lebih banyak saham yang turun dibandingkan yang naik, menandakan dana masih terfokus pada perusahaan teknologi besar dengan prospek pertumbuhan AI yang kuat. Saham-saham AI terus menjadi mesin utama di balik reli pasar ini.

AMD, Broadcom, dan TSMC Memimpin: Rantai Pasok Chip AI Raup Manfaat Luas


(Sumber: TradingView)

Dalam gelombang kenaikan saham teknologi kali ini, saham semikonduktor kembali menjadi pusat perhatian. Saham AMD melonjak 6,61%, dan Qualcomm naik 6,65%. Broadcom menguat 3,73% setelah mengumumkan perpanjangan kemitraan chip khusus dengan Apple hingga 2031, semakin menegaskan perannya sebagai pemain kunci dalam rantai pasok chip AI.

Sementara itu, pemimpin foundry global TSMC mencatat kenaikan harga saham lebih dari 4%, mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan permintaan chip AI yang berkelanjutan. Pesatnya perkembangan industri AI tidak hanya menguntungkan perusahaan desain chip, tetapi juga foundry, perusahaan packaging dan testing, produsen memori, serta rantai pasok server, yang semuanya menikmati peluang pertumbuhan baru.

JPMorgan: Tiga Pendorong Utama Permintaan Infrastruktur AI Masih Kuat

Berdasarkan riset terbaru JPMorgan, saat ini terdapat tiga faktor utama yang mendorong permintaan infrastruktur AI. Pertama, penggunaan token large language model (LLM) melonjak drastis—penggunaan token pada bulan Juni sekitar 20 kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan kebutuhan komputasi AI di dunia nyata masih tumbuh pesat. Kedua, harga sewa GPU terus meningkat. Rata-rata harga sewa GPU A100 terus naik, mencerminkan tingginya permintaan komputasi AI dari kalangan korporasi. Ketiga, harga memori DDR5 tetap kuat, dengan harga spot DRAM naik lebih dari tujuh kali lipat secara tahunan, didorong oleh permintaan berkelanjutan dari server AI, komputasi performa tinggi (HPC), dan pusat data. JPMorgan mencatat bahwa penurunan biaya model AI tidak menekan permintaan; justru, hal ini menurunkan hambatan adopsi AI di kalangan perusahaan, mendorong ekspansi pesat pasar AI inference dan menopang pertumbuhan ekosistem AI secara keseluruhan.

Fokus Investasi AI Bergeser dari Chip ke Seluruh Rantai Pasok

Selain produsen GPU seperti NVIDIA dan AMD, peluang investasi AI kini meluas ke seluruh rantai pasok. Sebagai contoh, Micron Technology telah menandatangani kemitraan jangka panjang dengan Ford untuk menyediakan solusi chip AI dan otomotif. SK Hynix tengah mempersiapkan IPO di AS yang diperkirakan menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Produsen perangkat penyimpanan seperti Western Digital dan Seagate juga diuntungkan oleh harga NAND Flash yang tetap tinggi. Di sisi lain, Microsoft baru-baru ini mengumumkan PHK sekitar 4.800 karyawan, namun pasar umumnya menilai langkah ini sebagai upaya realokasi sumber daya untuk mempercepat investasi terkait AI—menegaskan bahwa para raksasa teknologi masih memandang AI sebagai pendorong pertumbuhan terpenting di masa depan.

Dalam Gelombang Investasi AI, Diversifikasi Aset Global Semakin Penting

AI telah berkembang dari tema teknologi khusus menjadi fokus utama belanja modal korporasi global. Selain perusahaan teknologi terdepan di AS, industri semikonduktor Asia, produsen memori Korea, dan perusahaan teknologi besar Hong Kong juga menjadi pemain kunci dalam rantai pasok AI. Bagi investor yang ingin menangkap potensi jangka panjang AI secara menyeluruh, berfokus pada satu pasar saja tidak lagi cukup. Alokasi lintas pasar dan diversifikasi kini semakin menjadi strategi investasi arus utama.

Gate Stock: Gerbang Baru Menuju Investasi Saham Global

Untuk memenuhi kebutuhan akses pasar saham global yang terus meningkat, Gate secara resmi meluncurkan platform perdagangan saham berbasis web, yang kini tersedia di web dan aplikasi. Gate Stock kini mendukung perdagangan lebih dari 12.500 saham dan ETF di AS, Hong Kong, dan Korea Selatan. Pasar AS sendiri menawarkan akses ke lebih dari 10.000 sekuritas yang dapat diperdagangkan, termasuk yang terdaftar di Nasdaq, NYSE, NYSE Arca, NYSE American, dan BATS. Untuk Hong Kong, tersedia lebih dari 1.500 saham, sementara penawaran awal Korea Selatan mencakup 1.000 perusahaan KRX dengan kapitalisasi pasar terbesar, termasuk Samsung Electronics, SK Hynix, NAVER, Hyundai Motor, dan Celltrion. Dengan satu akun, investor dapat mengakses pemimpin global di sektor teknologi, AI, semikonduktor, keuangan, dan konsumen secara mudah.

Transaksi Saham Langsung dengan USDT—Akses Peluang Global 24/7

Dibandingkan investasi lintas negara secara tradisional, Gate Stock menawarkan pengalaman perdagangan yang lebih praktis. Investor dapat memperdagangkan saham dan ETF langsung menggunakan USDT, tanpa perlu membuka akun broker luar negeri atau menghadapi proses konversi mata uang yang rumit. Platform ini juga mendukung perdagangan saham pecahan mulai dari 0,01 lot, sehingga hambatan masuk menjadi jauh lebih rendah dan semakin banyak investor dapat berpartisipasi dalam saham raksasa teknologi global seperti Apple, NVIDIA, Microsoft, Amazon, Meta, dan Tesla. Yang menarik, Gate Stock telah memperkenalkan perdagangan 24/7, dengan hampir 200 saham populer kini dapat diperdagangkan sepanjang waktu. Artinya, investor dapat merespons laporan keuangan, berita industri utama, atau perkembangan terbaru di pasar AI secara instan—tanpa terikat jam perdagangan tradisional.

Kesimpulan

AI secara fundamental mengubah lanskap persaingan industri teknologi global dan mendefinisikan ulang logika investasi di pasar modal. Dari adopsi cepat large language model dan melonjaknya permintaan komputasi GPU hingga ekspansi berkelanjutan di sektor memori, pusat data, dan infrastruktur cloud, rantai nilai AI terus menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat. Dengan peluncuran resmi platform web Gate Stock, dukungan terhadap saham Korea, dan perdagangan 24/7, kini investor dapat menggunakan satu platform dan USDT untuk mengakses pasar AS, Hong Kong, dan Korea Selatan secara praktis. Hal ini memungkinkan mereka menangkap peluang investasi global dalam mega-tren AI sekaligus membangun strategi alokasi aset jangka panjang yang lebih fleksibel dan terdiversifikasi.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement

Bagikan

sign up guide logosign up guide logo
sign up guide content imgsign up guide content img
Sign Up
Log In