Industri aset kripto telah berkembang selama lebih dari satu dekade, dengan kepemilikan pengguna secara global terus meningkat. Namun, masih terdapat kontradiksi yang belum terselesaikan: pengguna memiliki banyak aset digital di dompet mereka, tetapi kesulitan menggunakannya secara langsung untuk pembelian sehari-hari. Baik berbelanja di supermarket, berlangganan layanan online, melakukan pembayaran lintas negara, maupun menarik uang tunai dari ATM, jalur bagi aset digital untuk masuk ke skenario ekonomi dunia nyata masih jauh dari mulus.
Situasi ini mulai berubah. Pada tahun 2025, volume transaksi tahunan stablecoin mencapai sekitar $33 triliun, melampaui gabungan $25,5 triliun yang diproses oleh Visa dan Mastercard. Pada awal 2026, pengeluaran bulanan dengan kartu pembayaran kripto telah meningkat ke kisaran $500–600 juta, dengan tingkat tahunan melebihi $5 miliar. Stablecoin berkembang dari media transaksi on-chain menjadi alat pembayaran praktis di dunia nyata.
Gate Card, kartu Visa aset digital dari Gate, sedang menjawab pertanyaan mendasar: bisakah aset kripto benar-benar menjadi metode pembayaran yang praktis untuk penggunaan sehari-hari?
Potensi Pembayaran Stablecoin dan Hambatan Struktural
Stablecoin telah berkembang pesat dari alat penyelesaian transaksi di bursa menjadi media pembayaran yang beredar secara global. Per Mei 2026, total kapitalisasi pasar stablecoin global telah melampaui $320 miliar, dengan USDT menyumbang sekitar 58,9% dan peredaran mendekati $190 miliar. Pada Februari 2026, transaksi stablecoin on-chain global mencapai sekitar $1,8 triliun. Hingga Mei 2026, volume transaksi kartu pembayaran kripto bulanan mencapai sekitar $7,8 miliar, naik sekitar 230% dibanding tahun sebelumnya. Visa telah meluncurkan lebih dari 130 proyek integrasi "stablecoin + kartu bank" di lebih dari 50 negara, dengan volume penyelesaian stablecoin tahunan mencapai $7 miliar pada April 2026. Jaringan pembayaran tradisional secara sistematis mulai mengadopsi aset digital sebagai alat penyelesaian transaksi.
Namun, kontradiksi struktural tetap ada: meskipun pengelolaan aset kripto terus berkembang, saluran untuk masuk ke konsumsi sehari-hari dalam skala besar masih terbatas. Untuk menggunakan USDT sebagai pembayaran, pengguna biasanya harus melalui proses yang rumit: mentransfer USDT dari dompet ke akun trading, menjualnya menjadi fiat, menarik ke rekening bank, lalu membelanjakannya melalui kartu bank tradisional. Rangkaian proses ini bisa memakan waktu berjam-jam atau berhari-hari dan menimbulkan berbagai biaya.
Berdasarkan data pasar Gate per 20 Juli 2026:
- Bitcoin (BTC) dihargai $64.569,0 dengan kapitalisasi pasar $1,29 triliun, pangsa pasar 41,49%, perubahan 24 jam -0,32%, perubahan 7 hari +3,73%, perubahan 30 hari +0,56%, dan perubahan 1 tahun -44,85%.
- Ethereum (ETH) dihargai $1.871,85 dengan kapitalisasi pasar $225,9 miliar, pangsa pasar 7,23%, perubahan 24 jam +0,55%, perubahan 7 hari +5,49%, perubahan 30 hari +7,65%, dan perubahan 1 tahun -50,10%.
- GT dihargai $6,71 dengan kapitalisasi pasar $715 juta, pangsa pasar 0,025%, perubahan 24 jam -0,15%, perubahan 7 hari +1,20%, perubahan 30 hari -0,14%, dan perubahan 1 tahun -61,76%.
Volatilitas harga semakin memperumit proses pembelanjaan. Pengguna khawatir aset yang dibelanjakan hari ini mungkin akan meningkat nilainya secara signifikan di masa depan, sehingga menurunkan minat untuk menggunakan kripto sebagai alat pembayaran.
Stablecoin menawarkan skenario berbeda. Harga USDT tetap stabil, sehingga secara alami cocok sebagai media pembayaran untuk konsumsi sehari-hari. Namun, infrastruktur untuk pembelanjaan langsung masih kurang. Kekurangan ini mendorong permintaan kartu pembayaran kripto.
Gate Card: Menghilangkan Kesenjangan antara Kepemilikan dan Pembelanjaan
Gate Card adalah kartu Visa aset digital yang diluncurkan oleh Gate, terhubung langsung ke akun pembayaran Gate Pay. Pengguna tidak perlu mengonversi USDT atau aset digital lain ke fiat terlebih dahulu—sistem akan menangani konversi dan penyelesaian aset pada saat transaksi berlangsung. Ini berarti aset on-chain pengguna tetap dalam bentuk aslinya dan hanya diakses ketika transaksi pembelanjaan terjadi.
Gate Card memetakan saldo aset digital pengguna langsung ke batas pembayaran yang diterima oleh jaringan Visa, memungkinkan aset on-chain masuk ke skenario konsumsi dunia nyata tanpa perantara. Sebelumnya, pembelian rutin membutuhkan beberapa langkah: mentransfer aset digital ke akun trading, menjual ke fiat, menarik ke bank, lalu membelanjakan melalui kartu tradisional. Gate Card merangkum proses ini menjadi satu langkah—gesek kartu atau tautkan dompet digital untuk membayar.
Limit kartu dihitung berdasarkan saldo aset yang tersedia di akun Gate Pay. Pengguna dapat menambah saldo dengan membeli aset digital melalui Gate atau mentransfer aset dari dompet lain ke akun Gate mereka.
Jenis Aset Digital yang Didukung
Saat ini, Gate Card mendukung empat aset digital untuk pembayaran langsung: USDT, BTC, ETH, dan GT. Pengguna yang memiliki aset ini di akun Gate Pay dapat memilih salah satu sebagai sumber pembayaran saat checkout.
USDT, sebagai stablecoin, secara alami cocok untuk pembelanjaan harian. Bitcoin dan Ethereum, dua aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, dapat digunakan baik untuk penyimpanan jangka panjang maupun pembelanjaan langsung saat dibutuhkan. GT, aset ekosistem native Gate, memberikan opsi pembayaran tambahan bagi pengguna.
Jenis aset yang tersedia dapat berbeda tergantung pada tipe kartu, penerbit, atau wilayah. Dukungan aktual ditentukan oleh syarat kartu dan tampilan pada halaman kartu pengguna.
Skenario Pembelanjaan: Online, Offline, Lokal, dan Lintas Negara
Dengan memanfaatkan jaringan Visa, Gate Card dapat digunakan di lebih dari 150 juta merchant di lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. Mulai dari supermarket jaringan hingga kedai kopi lokal, belanja online hingga toko fisik, restoran, perjalanan, dan pemesanan hotel—Gate Card diterima. Kartu ini juga mendukung Apple Pay dan Google Pay, sehingga semakin memudahkan pembayaran offline.
Gate Card tersedia dalam format virtual dan fisik. Kartu virtual dapat diaktifkan dalam 3–5 menit setelah verifikasi identitas, cocok untuk pembelian online dan dapat ditautkan ke Apple Pay atau Google Pay untuk pembayaran offline. Kartu fisik mendukung chip, contactless, dan penarikan ATM. Setiap pengguna dapat mengajukan satu kartu virtual dan satu kartu fisik.
Skenario perjalanan menuntut alat pembayaran yang lebih fleksibel. Pemegang kartu fisik Gate Card dapat menghindari berbagai biaya perantara dari bank tradisional saat melakukan pra-otorisasi hotel atau pembelian di merchant luar negeri. Biaya penarikan ATM Gate Card adalah 2%, mencakup sebagian besar kebutuhan tunai selama perjalanan. Biaya transaksi mata uang asing adalah 0,40% untuk transaksi non-USD.
Manfaat Pembelanjaan Eksklusif: Dari Paris ke Dunia
Gate Card telah bekerja sama dengan Printemps Paris, department store ternama asal Prancis. Mulai 10 Juli hingga 9 Oktober 2026, pengguna Gate Card yang memenuhi syarat dan melakukan pembelian pertama di flagship store Haussmann Printemps Paris dapat menikmati diskon belanja selamat datang sebesar 5%.
Selain itu, pengguna Gate Card yang membelanjakan €188 atau lebih di flagship store Haussmann akan mendapatkan hadiah minuman Machi Machi. Pengguna Gate VIP level 5 ke atas dapat mengakses layanan konsultan belanja personal, membantu proses belanja di toko, informasi brand, dan penggunaan manfaat, sesuai pengaturan di lokasi.
Sistem Poin: Dapatkan Poin Setiap Berbelanja
Pada 2 Juli 2026, Gate secara resmi meluncurkan sistem poin Gate Card. Sistem baru ini berfokus pada cashback, penukaran poin, dan kenaikan tier, memungkinkan pengguna mengumpulkan poin, menukarkan aset digital, dan membuka manfaat tier lebih tinggi seiring peningkatan pembelanjaan.
Gate Card memiliki sistem cashback enam tier dari T0 hingga T5. Setiap tier menawarkan tingkat cashback, batas cashback per transaksi, dan batas cashback bulanan yang berbeda. Pengguna yang memenuhi syarat dapat memperoleh cashback hingga 8% untuk pembelanjaan.
| Tier Kartu | Pengali Poin / Tingkat Cashback | Batas Cashback Poin Bulanan | Cashback Setara Bulanan (USD) | Batas Cashback Poin per Transaksi |
|---|---|---|---|---|
| T0 | 1x / 1,00% | 500 poin | Hingga 5U | 200 poin |
| T1 | 1x / 1,00% | 5.000 poin | Hingga 50U | 1.500 poin |
| T2 | 2x / 2,00% | 10.000 poin | Hingga 100U | 3.000 poin |
| T3 | 3x / 3,00% | 15.000 poin | Hingga 150U | 5.000 poin |
| T4 | 5x / 5,00% | 25.000 poin | Hingga 250U | 8.000 poin |
| T5 | 8x / 8,00% | 40.000 poin | Hingga 400U | 15.000 poin |
Sumber: Gate
Pengali poin menentukan berapa banyak poin yang diperoleh untuk setiap $1 yang dibelanjakan—1x berarti $1 menghasilkan 1 poin. Poin dapat ditukarkan dengan dua aset digital: USDT dan GT. Tingkat penukaran tetap: 100 poin = 1 USDT. Poin tidak memiliki masa berlaku dan tetap valid tanpa batas waktu.
Jenis transaksi berikut tidak termasuk dalam akumulasi poin:
- Pembayaran fiat
- Transaksi non-konsumsi seperti biaya, biaya manajemen, deposit, penarikan
- Pesanan yang dibatalkan atau dikembalikan
- Kategori merchant tertentu, termasuk layanan keuangan, pembelian kartu nilai tersimpan, penukaran mata uang, money order, dan cek perjalanan
Mekanisme Kenaikan Tier
Kenaikan tier Gate Card menggunakan sistem dua jalur, ditentukan oleh level VIP Gate pengguna dan pembelanjaan bulanan. Tier awal kartu ditetapkan berdasarkan level VIP saat pengajuan. Setelah pengguna memenuhi ambang pembelanjaan, mereka akan otomatis naik tier pada bulan berikutnya dan menikmati manfaat tier yang lebih tinggi.
Manfaat tier baru berlaku pada bulan kalender berikutnya dan berlaku selama satu bulan penuh. Tier kartu, tingkat cashback, dan batas cashback bulanan ditentukan oleh level VIP Gate atau pembelanjaan kartu bulan berjalan, mana pun yang memberikan manfaat lebih besar.
Proses Pengajuan
Untuk mengajukan Gate Card, pengguna harus menyelesaikan verifikasi identitas pribadi Level 2 dan menyediakan dokumen identitas yang relevan. Beberapa kartu mungkin memerlukan bukti alamat dari tiga bulan terakhir. Kartu hanya tersedia bagi pengguna di negara atau wilayah yang tidak dibatasi.
Pengguna dapat mengakses halaman pemilihan kartu melalui portal web Gate Card atau aplikasi Gate Pay, memilih kartu yang sesuai, dan klik untuk mengajukan. Ikuti instruksi di layar untuk menyelesaikan verifikasi identitas dan proses review. Review kartu virtual biasanya memakan waktu 3–5 menit, dan pengguna dapat mengaktifkan serta menggunakan kartu setelah disetujui.
Kesimpulan
Nilai aset kripto tidak hanya terletak pada kepemilikan dan perdagangan, tetapi juga pada kemampuannya untuk masuk secara mulus ke skenario konsumsi dunia nyata. Dari belanja harian hingga langganan online, pembayaran lintas negara hingga pembelian offline, pertanyaan apakah aset digital di dompet pengguna dapat digunakan langsung untuk pembayaran tetap menjadi pusat inovasi industri.
Gate Card mengubah tantangan ini menjadi solusi praktis. Dengan memetakan aset on-chain langsung ke batas pembayaran yang diterima jaringan Visa, Gate Card menghilangkan perantara antara aset digital dan pembelanjaan dunia nyata. Dengan jangkauan di lebih dari 150 juta merchant global, dukungan untuk empat aset digital utama, cashback hingga 8%, dan manfaat eksklusif yang terus berkembang, aset digital kini bertransisi dari "disimpan" menjadi "dapat digunakan".
Pembayaran stablecoin berkembang dari media transaksi on-chain menjadi alat pembayaran dunia nyata. Sebagai infrastruktur utama dalam tren ini, Gate Card menghubungkan aset digital ke jaringan konsumen global, menjadikan aset kripto benar-benar dapat digunakan untuk pembayaran sehari-hari.




