
Kadena (KDA) mengejutkan pasar kripto setelah organisasi intinya mengumumkan penghentian seluruh aktivitas bisnis dan pemeliharaan aktif, sehingga harga KDA anjlok di bawah $0,10 dan memicu gelombang pemberitahuan delisting KDA secara cepat. Meskipun blockchain Kadena masih dapat berjalan dalam mode yang dikelola komunitas, dukungan operasional utama proyek ini telah hilang—menimbulkan kekhawatiran besar bagi investor dan trader.
Apa yang Sebenarnya Diumumkan Kadena?
Pengumuman resmi menegaskan bahwa organisasi Kadena tidak lagi mampu melanjutkan operasi bisnis dan akan segera menghentikan seluruh aktivitas serta pemeliharaan. Namun, dijelaskan bahwa blockchain Kadena tetap dapat berjalan tanpa perusahaan, berkat desain proof-of-work dan infrastruktur komunitasnya.
Fakta Penting Terkait Penutupan KDA:
- Seluruh operasi bisnis dan pemeliharaan aktif telah dihentikan.
- Jaringan masih dapat beroperasi di bawah pengelolaan komunitas.
- Blockchain Kadena tetap aktif, namun tanpa pendanaan resmi maupun kepemimpinan teknis.
Sejauh Mana Harga KDA Turun di Bawah $0,10?
Setelah penutupan diumumkan, harga KDA merosot tajam di bawah $0,10. Pada sesi perdagangan Asia, nilainya bahkan sempat turun di bawah $0,065 akibat aksi jual panik dan spread yang melebar. Dalam waktu 24 jam, KDA kehilangan lebih dari 60–70% nilainya, menjadi salah satu penurunan paling drastis di tahun 2025.
Dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa di $27,64 pada tahun 2021, KDA kini telah kehilangan lebih dari 99% nilainya, menegaskan betapa cepatnya kepercayaan bisa hilang ketika sebuah proyek kehilangan tim inti.
Apakah Blockchain Kadena (KDA) Masih Berjalan?
Ya. Meskipun perusahaan di balik Kadena telah tutup, blockchain Kadena tetap beroperasi. Jaringan masih berjalan berkat para penambang komunitas dan operator node.
Namun, kondisi ini membawa keterbatasan serius:
- Tidak ada pembaruan resmi atau perbaikan bug.
- Tidak ada aktivitas pemasaran, kemitraan, atau ekspansi ekosistem.
- Pemeliharaan sepenuhnya bergantung pada relawan komunitas.
Singkatnya, blockchain Kadena masih hidup—namun berjalan dengan dukungan minimal dan keberlanjutan yang tidak pasti.
Faktor Penggerak Harga KDA — Mengapa Penurunan Begitu Drastis
Penurunan harga KDA dipicu oleh dua guncangan sekaligus:
1. Kolaps operasional:
Penutupan organisasi Kadena menghilangkan kepercayaan terhadap masa depan jangka panjang proyek ini.
2. Keruntuhan struktur pasar:
Pengumuman delisting KDA mengurangi likuiditas dan aksesibilitas, sehingga volatilitas menjadi sangat tinggi.
Efek gabungan ini menciptakan lingkaran umpan balik berupa aksi jual panik dan order book yang tipis—mendorong KDA jatuh di bawah $0,10 hanya dalam hitungan jam.
Prospek KDA — Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya untuk Kadena (KDA)?
Skenario 1: Bertahan di bawah kepemimpinan komunitas
Blockchain Kadena tetap berjalan di bawah pengelolaan komunitas, namun tanpa tim asli atau pendanaan, pengembangan akan melambat drastis. Harga KDA kemungkinan tetap volatil dan diperdagangkan pada level spekulatif.
Skenario 2: Rebound jangka pendek
Reli sementara dapat terjadi jika komunitas berhasil mengorganisasi pemeliharaan node atau jika muncul rumor dukungan eksternal. Namun, kenaikan ini kemungkinan hanya bersifat sementara.
Skenario 3: Penurunan jangka panjang
Jika lebih banyak bursa melakukan delisting KDA, likuiditas bisa hilang sepenuhnya, meninggalkan KDA tanpa pasar aktif.
KDA di Gate — Hal yang Perlu Diketahui Pengguna Gate
Sebagai pembuat konten Gate, berikut poin penting bagi pengguna Gate:
1. Periksa status KDA langsung di aplikasi Gate.
Ketersediaan perdagangan dapat berubah dengan cepat. Jika perdagangan KDA masih dibuka, harapkan volatilitas tinggi dan likuiditas rendah.
2. Kelola risiko secara hati-hati.
Gunakan ukuran posisi yang lebih kecil, tetapkan stop-loss ketat, dan hindari trading pada periode volume rendah.
3. Pantau pengumuman resmi.
Selalu andalkan pemberitahuan dalam aplikasi Gate untuk update terkait listing, penarikan, atau perubahan dukungan trading KDA.
4. Ambil pelajaran dari peristiwa ini.
Manfaatkan Gate Learn untuk memahami mekanisme delisting, risiko token, dan manajemen likuiditas—pengetahuan penting bagi seluruh trader kripto.
Linimasa KDA — Dari Penutupan Hingga Delisting
- 21–22 Oktober 2025: Kadena secara resmi mengumumkan penutupan, memastikan seluruh operasi dihentikan. Harga KDA turun lebih dari 70% dalam satu hari.
- 22–23 Oktober 2025: KDA jatuh di bawah $0,10 untuk pertama kalinya, dengan volatilitas tinggi di seluruh pasar.
- 24–29 Oktober 2025: Bursa mulai melakukan delisting KDA dari pasar derivatif dan spot. Batas waktu penarikan diumumkan untuk awal 2026.
Referensi: Apa itu Kadena (KDA)? Semua tentang cryptocurrency KDA
FAQ KDA — Jawaban Singkat untuk Trader
Apakah Kadena (KDA) benar-benar mati?
Tidak sepenuhnya. Blockchain Kadena masih berjalan, namun organisasi di belakangnya sudah tidak ada. Tidak ada pengembangan formal maupun roadmap.
Mengapa KDA turun di bawah $0,10?
Karena penutupan Kadena menghilangkan kepercayaan investor, sementara delisting KDA mengurangi likuiditas dan peluang trading.
Apakah saya masih bisa trading KDA?
Ini tergantung pada masing-masing bursa. Pengguna Gate sebaiknya selalu memeriksa pengumuman resmi Gate untuk mengetahui status terbaru perdagangan dan penarikan KDA.
Apa yang harus saya lakukan jika memegang KDA?
Tetap update melalui informasi Gate, pertimbangkan toleransi risiko Anda, dan ambil keputusan berdasarkan kondisi pasar serta batas waktu penarikan.
Kesimpulan — Cara Bijak Pengguna Gate dalam Menyikapi KDA
Penutupan Kadena (KDA) menjadi titik balik besar bagi salah satu proyek blockchain Layer-1 awal. Meski jaringan masih beroperasi, fundamental dan likuiditas token telah menurun drastis.
Bagi pengguna Gate, pendekatan terbaik adalah kehati-hatian:
- Selalu ikuti update melalui pengumuman Gate.
- Trading secara bertanggung jawab dengan kontrol risiko yang ketat.
- Manfaatkan Gate Learn untuk memahami bagaimana peristiwa seperti delisting KDA dapat memengaruhi dinamika pasar.
Kejatuhan KDA menjadi pengingat jelas bahwa di dunia kripto, bahkan proyek yang dulu menjanjikan bisa runtuh dalam semalam—menekankan pentingnya riset, diversifikasi, dan kewaspadaan.


