Sebuah firma riset 10x Research menerbitkan analisis yang menyatakan bahwa dinamika pasar opsi dapat berkontribusi pada kenaikan harga Bitcoin setelah sebelumnya memperparah penurunan kripto tersebut. Menyusul beberapa pekan dengan fluktuasi tajam di pasar mata uang kripto, analisis firma tersebut yang dibagikan di platform X-nya menunjukkan bahwa transaksi lindung nilai wajib di pasar opsi meningkatkan tekanan jual ketika Bitcoin jatuh di bawah level $70.000, sehingga berkontribusi pada harga yang turun ke $65.705. Menurut 10x Research, kondisi pasar saat ini telah berubah secara signifikan, dengan terbentuknya negative gamma strike price bernilai sekitar $1,8 miliar di dekat level harga Bitcoin saat ini, yang menandakan pasar opsi sedang meremehkan volatilitas aktual.
Mekanisme Pasar Opsi Meningkatkan Tekanan Jual Saat Bitcoin Turun
Menurut analisis 10x Research, transaksi lindung nilai wajib di pasar opsi meningkatkan tekanan jual selama periode ketika Bitcoin jatuh di bawah level $70.000. Firma riset tersebut menyatakan bahwa penjualan mekanis ini membuat penurunan menjadi semakin dalam dan berkontribusi pada harga Bitcoin yang turun ke $65.705.
Negative Gamma Strike Price Senilai $1,8 Miliar Terbentuk di Dekat Level Bitcoin Saat Ini
10x Research menyatakan bahwa kondisi pasar saat ini telah berubah secara signifikan dibanding periode sebelumnya. Analisis tersebut menunjukkan bahwa terbentuk negative gamma strike price bernilai sekitar $1,8 miliar di dekat level harga Bitcoin saat ini. Menurut firma riset tersebut, struktur ini dapat menciptakan lingkungan positif bagi Bitcoin, dengan catatan jika harga mulai naik, partisipan di pasar opsi mungkin dipaksa untuk membeli guna menyeimbangkan posisi mereka. Dalam skenario seperti itu, firma tersebut menyatakan bahwa pembelian mekanis dapat semakin memperkuat pergerakan ke atas.
Faktor Geopolitik dan Kebijakan Moneter Mungkin Mendukung Pemulihan Bitcoin
10x Research menyatakan bahwa membaiknya sentimen investor yang terlihat dapat mendukung harga. Firma riset tersebut mengutip ekspektasi adanya kemungkinan perjanjian damai antara AS dan Iran yang dapat mengurangi risiko geopolitik, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve AS mungkin akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih dovish di masa depan, sebagai faktor yang dapat meningkatkan minat pada aset berisiko. Analis mencatat bahwa Bitcoin secara teknis sedang berupaya menembus wilayah oversold setelah aksi jual tajam baru-baru ini. Namun, para ahli menekankan bahwa pembelian yang dipicu opsi saja tidak menandakan pasar bullish yang berkelanjutan, dan investor sebaiknya memantau indikator fundamental secara ketat seperti perkembangan makroekonomi, arus ETF, dan permintaan institusional.
FAQ
Apa yang dikatakan 10x Research tentang dinamika pasar opsi Bitcoin?
Menurut 10x Research, dinamika pasar opsi yang mempercepat penurunan Bitcoin dua minggu lalu kini mungkin akan bekerja ke arah sebaliknya. Firma tersebut menyatakan bahwa terbentuk negative gamma strike price senilai sekitar $1,8 miliar di dekat level harga Bitcoin saat ini, yang mengindikasikan pasar opsi sedang meremehkan volatilitas aktual. Hal ini bisa berkontribusi pada kenaikan harga jika partisipan dipaksa untuk membeli guna menyeimbangkan posisi mereka.
Ke level berapa harga Bitcoin jatuh selama penurunan baru-baru ini?
Harga Bitcoin jatuh ke $65.705 selama penurunan baru-baru ini, menurut analisis dari 10x Research. Firma riset tersebut menyatakan bahwa transaksi lindung nilai wajib di pasar opsi meningkatkan tekanan jual ketika Bitcoin jatuh di bawah level $70.000, sehingga membuat penurunan semakin dalam.
Faktor apa yang dikutip 10x Research sebagai potensi pendukung pemulihan Bitcoin?
10x Research mengutip ekspektasi adanya kemungkinan perjanjian damai antara AS dan Iran yang dapat mengurangi risiko geopolitik, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve AS mungkin akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih dovish di masa depan, sebagai faktor yang dapat meningkatkan minat pada aset berisiko dan mendukung harga Bitcoin.