Harga XRP menunjukkan ayunan emosional yang tajam yang mengejutkan banyak pengamat. 13 Februari menandai saat tekanan bearish tiba-tiba berbalik menjadi momentum bullish. Kekuatan berlanjut selama dua hari berikutnya, mendorong harga Ripple lebih tinggi dan menarik perhatian kembali ke arah jangka pendek.
Kemudian, 15 Januari mencatat pergerakan lebih dari 20% menuju $1,67 sebelum momentum kembali memudar. Penurunan yang stabil kemudian terjadi, meninggalkan harga XRP hampir 15% di bawah puncaknya.
Stellar Rippler, yang dikenal di X sebagai StellarNews007, percaya bahwa pola ini layak untuk diteliti lebih dalam. Komentarnya memandang pergerakan ini sebagai kemungkinan manipulasi daripada perilaku pasar biasa.
Penjelasan ini berfokus pada wash trading, sebuah proses di mana entitas yang sama bertindak sebagai pembeli dan penjual untuk menciptakan volume dan pergerakan harga buatan tanpa permintaan nyata.
Stellar Rippler menjelaskan bagaimana bursa terpusat dapat memperoleh manfaat dari volatilitas itu sendiri. Meja market making internal dan futures leverage menciptakan kondisi di mana keuntungan tidak bergantung hanya pada arah pasar. Periode likuiditas rendah membuat harga lebih mudah digerakkan dengan modal terbatas.
Zona breakout utama dan level likuidasi menarik entri momentum yang memperkuat ayunan. Open interest leverage tinggi meningkatkan peluang likuidasi berantai setelah pembalikan dimulai.
Struktur ini membentuk siklus yang dapat menjebak trader ritel. Tekanan beli buatan mendorong harga XRP naik dan mendorong ketakutan kehilangan peluang. Likuiditas berkembang seiring posisi leverage yang meningkat. Tekanan jual yang berat kemudian muncul dan memaksa likuidasi di seluruh pasar. Bursa mengumpulkan biaya dan spread selama proses ini, yang mengubah volatilitas menjadi sumber pendapatan.
Peristiwa XRP tertentu yang disorot oleh Stellar Rippler berfokus pada aktivitas di dekat $1,67 di Binance. Percepatan harga terjadi dengan cepat dan menarik partisipasi leverage. Gelombang jual besar sekitar 40 juta XRP kemudian masuk ke pasar di puncak. Volume meningkat tajam dan memicu rangkaian likuidasi yang menghapus banyak posisi terbuka.
Kerugian mempengaruhi trader yang masuk terlambat dalam pergerakan tersebut. Pengumpulan biaya bursa terus berlangsung selama fase entri dan likuidasi. Urutan ini mendukung pandangan analis bahwa rally mendadak dapat berfungsi sebagai perangkap likuiditas ketika leverage tetap tinggi.
Harga Perak Jatuh? Open Interest Mengatakan Ini Bisa Jadi Perangkap Bear Sebaliknya
Stellar Rippler juga menunjukkan tingkat perputaran yang tidak biasa di pasar USDT. Volume perdagangan harian yang mendekati hampir setengah dari pasokan yang beredar tampaknya sulit dijelaskan hanya melalui permintaan alami.
Aktivitas perdagangan internal yang berulang bisa menghasilkan angka seperti itu, yang memperkuat kekhawatiran yang lebih luas tentang volume buatan di seluruh pasar kripto. Argumen ini melampaui XRP dan juga menyentuh penemuan harga Bitcoin.
Perhatian regulasi mungkin mempengaruhi lanskap ini. RUU CLARITY yang diusulkan bertujuan untuk transparansi yang lebih kuat terkait aktivitas perdagangan dan struktur pasar.
Aturan pengungkapan yang lebih ketat dapat mengurangi praktik tersembunyi yang bergantung pada pelaporan yang tidak transparan. Bursa yang menghadapi pengawasan yang lebih ketat mungkin perlu menyesuaikan model pendapatan yang dibangun di sekitar leverage dan biaya.