
Adobe (ADBE) pada 11 Juni mengumumkan laporan keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2026: pendapatan 6,62 miliar dolar AS dan non-GAAP EPS 5,96 dolar AS, namun harga saham Adobe setelah jam bursa turun 5,5%. CFO Dan Durn mengumumkan pada 15 Juni akan meninggalkan jabatannya, pindah menjadi CFO Marvell Technology, sehingga memperkuat kekhawatiran pasar bahwa saham perangkat lunak akan tergantikan oleh AI.
Data Keuangan Resmi Q2 FY2026 yang Dikonfirmasi
Berdasarkan rilis berita kinerja resmi Adobe (kuartal hingga 29 Mei 2026):
Total pendapatan: 6,62 miliar dolar AS (tumbuh 13% secara year-over-year, atau 11% year-over-year dengan perhitungan nilai tukar tetap)
Non-GAAP EPS: 5,96 dolar AS (melampaui ekspektasi konsensus analis sebesar 5,82 dolar AS)
GAAP EPS: 4,25 dolar AS (termasuk penurunan goodwill non-tunai sebesar 0,17 dolar AS per saham)
Laba bersih non-GAAP: 2,4 miliar dolar AS; laba bersih GAAP: 1,71 miliar dolar AS
Pendapatan pelanggan berbasis langganan: 6,39 miliar dolar AS (tumbuh 14%)
AI-driven ARR: tembus 0,5 miliar dolar AS, tumbuh tiga kali lipat year-over-year
Total ARR: 27,1 miliar dolar AS (termasuk Semrush sekitar 0,48 miliar dolar AS)
Arus kas operasi: 2,17 miliar dolar AS
Pembelian kembali saham pada kuartal ini: sekitar 8,5 juta saham
Panduan FY2026 yang Diperbarui: Dua Indikator Melebihi Konsensus Wall Street
Sasaran Adobe untuk keseluruhan tahun fiskal 2026 dinaikkan: total pendapatan 26,5 miliar hingga 26,6 miliar dolar AS (konsensus Wall Street sebelumnya 26,1 miliar dolar AS); non-GAAP EPS 24,35 hingga 24,45 dolar AS (konsensus sebelumnya 23,54 dolar AS); GAAP EPS 17,90 hingga 18,00 dolar AS; tingkat pertumbuhan total ARR 10,2%.
Target resmi Q3 FY2026: total pendapatan 6,67 miliar hingga 6,72 miliar dolar AS; non-GAAP EPS 6,05 hingga 6,10 dolar AS; GAAP EPS 4,40 hingga 4,45 dolar AS.
CFO Dan Durn Konfirmasi Pamit 15 Juni: Steve Dey Jadi CFO Sementara
Pernyataan resmi Adobe mengonfirmasi bahwa Executive Vice President dan CFO Dan Durn akan keluar pada 15 Juni 2026 untuk menjadi CFO Marvell Technology. Senior Vice President Steve Dey (memiliki pengalaman kepemimpinan keuangan Adobe selama 20 tahun) akan menjabat sebagai CFO sementara mulai 15 Juni, dan melapor langsung kepada CEO Narayen. Laporan Barron juga menyebutkan bahwa Narayen sebelumnya telah mengumumkan rencana pensiun; masa jabatan CEO Adobe-nya sudah mencapai 18 tahun, namun rilis berita resmi Adobe tidak memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.
Penganalisis Oppenheimer Brian Schwartz menyatakan bahwa struktur profitabilitas Adobe sedang memburuk. Analis Third Bridge Dylan Koehler dalam laporannya mengonfirmasi bahwa persoalan kunci adalah apakah Adobe dapat memposisikan diri sebagai “lapisan orkestrasi inti kreatif perusahaan yang digerakkan AI”.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa saham turun 5,5% meski kinerja Q2 Adobe melampaui perkiraan?
Berdasarkan konfirmasi dari Barron's dan data pasar Dow Jones, dua faktor utama menekan harga saham: CFO Dan Durn mengumumkan akan pindah pada 15 Juni menjadi CFO Marvell, yang memperkuat kekhawatiran pasar bahwa perangkat lunak akan tergantikan AI; serta latar belakang pasar yang membebani Adobe dalam jangka panjang (dalam 10 laporan keuangan terakhir, 8 di antaranya membuat harga saham turun setelah pengumuman).
Apa latar belakang Steve Dey sebagai CFO sementara?
Berdasarkan pernyataan resmi Adobe, Steve Dey adalah CFO dari divisi Adobe Customer Experience Orchestration sebagai Senior Vice President, dengan pengalaman kepemimpinan keuangan Adobe selama 20 tahun. Ia akan menjabat sebagai CFO sementara mulai 15 Juni 2026, dan melapor langsung kepada CEO Shantanu Narayen.
Apa arti AI-driven ARR Adobe yang melampaui 0,5 miliar dolar AS?
AI-driven ARR (annualized recurring revenue) menembus 0,5 miliar dolar AS dan tumbuh tiga kali lipat, merupakan indikator kemajuan komersialisasi AI yang dikonfirmasi Adobe dalam rilis berita resminya. Dalam laporan keuangan, CEO Narayen menyatakan bahwa ini mencerminkan “kebutuhan kuat pelanggan terhadap kecerdasan buatan”. Indikator ini berkaitan langsung dengan kemajuan komersialisasi platform agen AI Adobe, CX Enterprise.