Menurut laporan laba fiskal kuartal keempat yang dirilis minggu ini, saham AeroVironment (AVAV) melonjak lebih dari 30%, didorong oleh hasil yang lebih baik dari perkiraan. Pembuat drone yang berbasis di Virginia ini lebih dari menggandakan pendapatan menjadi 642 juta dolar AS dari tahun sebelumnya, sementara backlog pendanaannya melonjak 65% menjadi 1,2 miliar dolar AS. Pendapatan sistem otonom mencapai 492 juta dolar AS, melampaui estimasi konsensus StreetAccount sebesar 402 juta dolar AS.
Kenaikan ini mencerminkan permintaan kuat yang dipicu oleh rencana modernisasi pertahanan AS. Departemen Pertahanan meminta rekor 75 miliar dolar AS untuk drone pada tahun 2027, ketika pemerintahan Trump memprioritaskan dominasi drone di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. CEO Wahid Nawabi mencatat bahwa perusahaan sedang meningkatkan skala manufaktur untuk memenuhi permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.