ETN sektor pertanian menguat 6-9% di tengah proyeksi Super El Niño hingga 10 Mei

Catatan efek perdagangan komoditas pertanian (ETN) mencatat kenaikan 6% hingga 9% dari awal bulan hingga 10 Mei, dipimpin oleh Meritz Leveraged Representative Agricultural Commodity Futures ETN(H) yang naik 9,12% menjadi 10.230 won, menurut data Korea Exchange. Reli tersebut didorong oleh perkiraan terjadinya peristiwa Super El Niño, dengan U.S. National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menetapkan probabilitas 63% bahwa suhu permukaan laut akan melebihi 2°C di atas rata-rata sekitar November. Kinerja ETN tersebut kontras tajam dengan indeks KOSPI, yang anjlok 11,80% selama periode yang sama dari kisaran 8.470 ke kisaran 7.470 di tengah volatilitas saham berkapitalisasi besar sektor semikonduktor, termasuk Samsung Electronics dan SK Hynix.

Leveraged Grain ETN Bukukan Kenaikan 6-9% hingga 10 Mei

Meritz Leveraged Representative Agricultural Commodity Futures ETN(H) ditutup pada 10.230 won pada 10 Mei, naik dari 9.375 won di akhir bulan sebelumnya, sehingga mencatat kenaikan 9,12% dari awal bulan hingga saat itu. Produk ini melacak dua kali imbal hasil harian dari indeks yang terdiri dari kontrak berjangka gandum, jagung, dan kedelai. Produk leverage berbasis biji-bijian lainnya juga turut menguat: Hana Leveraged Corn Futures ETN(H) naik 8,77%, KB Leveraged Wheat Futures ETN menguat 8,70%, Hana Leveraged Soybean Futures ETN(H) naik 6,54%, dan Mirae Asset Leveraged Corn Futures ETN mencatat imbal hasil 5,89% pada periode yang sama.

Kontrak berjangka gandum Chicago Board of Trade naik 5,3% dan kontrak berjangka kedelai menguat 5,6% dibanding akhir bulan sebelumnya per 9 Mei. Kenaikan harga tersebut mencerminkan kekhawatiran pasar bahwa cuaca ekstrem dapat mengganggu kondisi tanaman dan pasokan di wilayah produsen utama.

NOAA Perkirakan Probabilitas Super El Niño 63% Menjelang November

NOAA AS menetapkan bahwa kondisi El Niño dimulai pada Mei. El Niño terjadi ketika suhu permukaan laut di Pasifik timur ekuatorial tetap di atas rata-rata, memicu pola cuaca ekstrem termasuk kekeringan dan banjir bergantung pada wilayahnya. NOAA memprakirakan probabilitas 63% bahwa Super El Niño—didefinisikan sebagai suhu permukaan laut yang melebihi 2°C di atas rata-rata—akan berkembang sekitar November. Peristiwa El Niño dapat meningkatkan curah hujan di bagian tengah Amerika Serikat, barat daya Brasil, dan Argentina, sementara menurunkan curah hujan di Indonesia, Vietnam, dan India di wilayah Pasifik barat.

Daeshin Securities Soroti Risiko Pasokan Kakao Dibanding Biji-Bijian

Peneliti Daeshin Securities, Choi Jin-young, menganalisis bahwa harga biji-bijian berkinerja lebih lemah pada periode Super El Niño sebelumnya dari akhir 2014 hingga 2016 serta dari 2023 hingga 2024. Perusahaan menilai kondisi curah hujan yang membaik di wilayah produsen biji-bijian utama dapat membatasi potensi kenaikan harga untuk kedelai, jagung, dan gandum selama fase El Niño saat ini. Sebaliknya, kakao, kopi, dan gula mentah—yang diklasifikasikan sebagai soft commodities—menghadapi kerentanan yang lebih tinggi terhadap gangguan pasokan akibat El Niño. Berkurangnya curah hujan di Indonesia, Vietnam, dan India selama peristiwa El Niño dapat memengaruhi produksi kakao Indonesia dan minyak sawit, kopi robusta Vietnam, serta gula mentah India dan Thailand. Kakao menghadapi paparan iklim yang lebih panjang karena panen berlangsung sepanjang tahun, tidak seperti tanaman biji-bijian musiman. Daeshin Securities mencatat bahwa prakiraan surplus pasokan kakao global untuk 2026-2027 direvisi turun dari 267.000 ton menjadi 149.000 ton, dengan proyeksi volatilitas harga soft commodity bisa melebihi volatilitas biji-bijian selama siklus El Niño ini.

LS Securities Peringatkan Tekanan Margin bagi Produsen Pangan

Peneliti LS Securities, Park Sung-ho, menganalisis bahwa kenaikan biaya bahan baku akan menekan profitabilitas perusahaan makanan. Perusahaan pengolahan kembang gula dan minuman dengan konsumsi kakao, kopi, dan gula mentah yang tinggi, serta produsen mi instan yang bergantung pada minyak sawit, menghadapi beban biaya yang lebih besar. Dampak laba yang sebenarnya pada masing-masing perusahaan akan bergantung pada kemampuan mereka untuk meneruskan biaya kepada konsumen melalui kenaikan harga produk, menurut analisis tersebut.

FAQ

Apa yang menyebabkan ETN komoditas pertanian naik hingga 10 Mei?

ETN komoditas pertanian naik 6% hingga 9% dari awal bulan hingga 10 Mei karena perkiraan terjadinya peristiwa Super El Niño. NOAA AS menetapkan probabilitas 63% bahwa suhu permukaan laut akan melebihi 2°C di atas rata-rata sekitar November, sehingga memunculkan kekhawatiran tentang gangguan cuaca terhadap produksi tanaman dan pasokan di wilayah pertanian utama.

Mengapa Daeshin Securities memperkirakan harga kakao lebih volatil daripada harga biji-bijian saat El Niño?

Daeshin Securities menilai kondisi El Niño dapat meningkatkan curah hujan di wilayah produsen biji-bijian utama, termasuk bagian tengah Amerika Serikat, barat daya Brasil, dan Argentina, yang berpotensi memperbaiki kondisi tanaman dan membatasi kenaikan harga biji-bijian. Sebaliknya, El Niño biasanya menurunkan curah hujan di Indonesia, Vietnam, dan India, sehingga mengancam produksi kakao, kopi, dan gula mentah. Kakao menghadapi paparan lebih panjang karena panen berlangsung sepanjang tahun. Perusahaan mencatat prakiraan surplus pasokan kakao global untuk 2026-2027 direvisi turun dari 267.000 ton menjadi 149.000 ton.

Bagaimana perbandingan kinerja ETN pertanian dengan indeks KOSPI hingga 10 Mei?

ETN pertanian berbasis leverage membukukan kenaikan 6% hingga 9% dari awal bulan hingga 10 Mei, sementara indeks KOSPI turun 11,80% selama periode yang sama. Indeks melemah dari kisaran 8.470 ke kisaran 7.470 di tengah meningkatnya volatilitas saham berkapitalisasi besar sektor semikonduktor, termasuk Samsung Electronics dan SK Hynix.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar