Menurut pemberitaan media, pengembangan obat berbasis AI semakin pesat di H1 2026. Insilico Medicine mengumumkan kandidat obat pertamanya yang dihasilkan AI masuk uji klinis Fase III, sementara Anthropic merilis Claude Science untuk ilmuwan dan perusahaan farmasi serta meluncurkan inisiatif penemuan obatnya sendiri. Pasar global mencatat lebih dari 170 kandidat obat yang dirancang atau dioptimalkan dengan AI masuk tahap klinis, dengan lebih dari selusin yang melaju ke uji coba Fase III.
Pertumbuhan pasar diproyeksikan akan melaju jauh lebih cepat. Menurut lembaga penelitian, pasar global pengembangan obat berbasis AI mencapai sekitar $2,49 miliar pada 2025 dan diperkirakan melampaui $46 miliar pada 2035, yang mencerminkan compound annual growth rate lebih dari 33%. Insilico Medicine mengamankan kemitraan besar senilai hampir $7 miliar pada H1 2026, sementara ByteDance memulai pendanaan independen untuk unit penemuan obat berbasis AI-nya pada Juni. Raksasa teknologi termasuk Amazon, Google, dan OpenAI meningkatkan investasi mereka dalam AI untuk ilmu hayat.