Saham Apple turun 3% pada hari Selasa, sehari setelah perusahaan mengungkap perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) baru di Konferensi Pengembang Tahunan Worldwide Developers Conference. Penurunan itu terjadi setelah pengumuman Apple mengenai framework Apple Intelligence untuk pengembang aplikasi, versi Siri AI baru yang berbasis model bahasa besar, serta model cloud yang dikembangkan dengan bantuan Google dan Nvidia. Para analis memuji peningkatan pada Siri, tetapi mencatat belum adanya tanggal rilis yang jelas untuk versi penuh Siri AI. Perusahaan hanya berkomitmen pada perilisan beta pada akhir tahun ini.
Analis Menyoroti Kekurangan Tenggat Rilis yang Konkret
Analis Baird William Power mengaitkan aksi jual pada perdagangan intraday dengan ketidakpastian jadwal rilis Siri AI. "Meski perusahaan memaparkan visi yang cukup baik dan beberapa contoh penggunaan AI yang terpersonalisasi/berkonteks di awal, perusahaan berencana merilis beta Siri AI pada akhir tahun ini, tanpa waktu yang konkret untuk rilis versi penuh," tulis Power. "Kami pikir ini yang berkontribusi pada aksi jual intraday." Analis merespons positif pengumuman secara keseluruhan, tetapi mencatat tidak banyak kejutan dan dampak jangka pendek pada saham yang terbatas. Apple berada di jalur mengalami hari terburuk sejak Februari.
Apple Berencana Memonetisasi Langganan iCloud+ untuk Fitur AI
Analis Goldman Sachs mengidentifikasi peluang monetisasi melalui layanan berbasis langganan yang terkait fitur AI. "Beberapa fitur, termasuk pembuatan gambar, memiliki batas penggunaan harian karena bergantung pada model server yang kuat," tulis analis Goldman Michael Ng. "Pengguna akan bisa mendapatkan akses yang lebih besar melalui sebagian besar paket langganan iCloud+, yang seharusnya mendorong monetisasi langsung untuk Apple Intelligence." Goldman juga mencatat integrasi AI ke perangkat keras Apple bisa memicu siklus penyegaran produk.
Peluncuran Siri AI Menghadapi Keterlambatan Regulasi di China dan Eropa
Analis JP Morgan Samik Chatterjee menyoroti batasan geografis untuk peluncuran awal. Apple menyatakan fitur AI-nya akan tertunda di China dan Eropa karena masalah regulasi, serta hanya akan diluncurkan dalam bahasa Inggris pada awalnya. "Meski peluncuran Siri AI pada musim gugur di AS akan menjadi nilai positif yang signifikan bagi musim penjualan liburan, penggelaran ke wilayah lain di masa mendatang serta bahasa lain akan menjadi titik pantau penting bagi investor ke depan," tulis Chatterjee. Analis UBS David Vogt menyatakan skeptis terhadap dampak permintaan, dengan menulis bahwa ia tidak percaya penawaran baru tersebut akan mendorong permintaan iPhone dan mempertahankan estimasi iPhone tanpa perubahan.
FAQ
Apa yang menyebabkan saham Apple turun pada hari Selasa?
Saham Apple turun 3% pada hari Selasa setelah perusahaan mengumumkan perangkat lunak AI baru di Worldwide Developers Conference. Analis menyebut belum adanya tanggal rilis yang jelas untuk versi penuh Siri AI sebagai salah satu faktor penyebab penurunan.
Bagaimana Apple akan memonetisasi fitur AI-nya?
Apple berencana memonetisasi AI melalui langganan iCloud+. Beberapa fitur seperti pembuatan gambar memiliki batas penggunaan harian karena bergantung pada model server yang kuat, dan pengguna dapat memperoleh akses yang lebih besar melalui sebagian besar paket langganan iCloud+.
Wilayah mana yang akan mengalami keterlambatan dalam peluncuran AI Apple?
Apple menyatakan fitur AI-nya akan tertunda di China dan Eropa karena masalah regulasi. Peluncuran awal hanya dalam bahasa Inggris, sementara AS akan menerima Siri AI pada musim gugur.