Menurut Bloomberg, saham AST SpaceMobile (ASTS) dan Rocket Lab (RKLB) turun masing-masing 1% dan 0,3% semalam pada 23 Juli, setelah SpaceX dilaporkan menghentikan pemesanan Falcon 9 di luar 2028 serta menunda produksi perangkat keras sekali pakai, termasuk komponen upper stage. Langkah ini menandakan pergeseran SpaceX ke pengembangan Starship, meskipun Falcon 9 tetap akan mendukung misi NASA dan Departemen Pertahanan AS.
Rocket Lab berpotensi diuntungkan dari ketersediaan Falcon 9 yang lebih terbatas, seiring roket Neutron reusable-nya terus maju dalam tahap pengembangan. Perusahaan baru-baru ini menyelesaikan uji mesin kunci, yang menempatkannya sebagai alternatif potensial bagi pelanggan yang menghadapi penundaan Falcon 9.