Axi Mengantongi Lisensi FSC Mauritius untuk Memperluas Akses Pasar Berkembang

Axi telah memperoleh izin dari Financial Services Commission Mauritius, memperluas kehadiran yang teregulasi ke salah satu pusat keuangan internasional terkemuka di Afrika. Persetujuan ini memungkinkan broker FX dan CFD tersebut melayani trader di pasar berkembang di Afrika, Asia, Timur Tengah, dan wilayah berkembang lainnya. Langkah ini mencerminkan tren industri yang lebih luas, ketika broker semakin mengejar izin di yurisdiksi yang memberikan akses ke pasar berpertumbuhan tinggi di luar pusat perdagangan ritel tradisional di Eropa, Australia, dan Amerika Utara.

Financial Services Commission Menetapkan Standar Regulasi untuk Entitas Berizin

Financial Services Commission mengawasi aktivitas jasa keuangan non-bank di Mauritius dan mewajibkan perusahaan berlisensi untuk mematuhi standar yang berkaitan dengan kecukupan modal, perlindungan dana klien, manajemen risiko, tata kelola, dan perilaku bisnis. Negara pulau itu telah memposisikan dirinya sebagai gerbang antara Afrika, Asia, dan pasar modal global, menarik bank, perusahaan investasi, manajer dana, penyedia asuransi, dan perusahaan pialang. Bagi broker, lisensi Mauritius dapat memberikan akses ke pasar yang mungkin sulit dilayani melalui entitas yang teregulasi secara eksklusif di Eropa, Australia, atau Amerika Utara.

Simon Hodgkiss, Chief Risk Officer di Axi, mengatakan: "Mengamankan lisensi Mauritius kami adalah langkah penting untuk pertumbuhan Axi, dan bagi para trader yang akan dapat mengakses platform kami melalui kerangka regulasi tepercaya ini. Saat kami terus memperluas secara internasional, menjaga standar regulasi yang kuat tetap menjadi pusat cara kami beroperasi. Lisensi ini memperkuat komitmen kami untuk menyediakan lingkungan perdagangan yang andal bagi trader, sekaligus mendukung ambisi kami menghadirkan produk, teknologi, dan layanan Axi ke lebih banyak pasar di seluruh dunia."

Axi Beroperasi di Lebih dari 100 Negara Melalui Strategi Multi-Lisensi

Axi melayani klien di lebih dari 100 negara melalui jaringan entitas teregulasi. Perusahaan terus berinvestasi dalam pendidikan trader, infrastruktur teknologi, kemitraan, dan program trader Axi Select yang didanai. Entitas yang diatur di Mauritius menyediakan saluran lain yang melaluinya perusahaan dapat memberikan layanan kepada trader di wilayah yang semakin memilih akses ke penyedia teregulasi dibanding operator offshore tanpa izin.

Bagi trader yang membuka akun melalui entitas yang diatur di Mauritius, kerangka regulasinya mencakup standar terkait perlindungan dana klien, persyaratan modal, dan kewajiban perilaku. Persetujuan ini memperluas jumlah wilayah tempat trader dapat mengakses produk dan layanan Axi melalui entitas teregulasi.

Broker Mengejar Banyak Yurisdiksi Regulasi untuk Mengakses Pasar Regional

Seiring regulator di seluruh dunia menerapkan aturan berbeda terkait leverage, pemasaran, onboarding klien, dan distribusi produk, broker semakin beroperasi melalui beberapa entitas berlisensi yang melayani wilayah berbeda. Alih-alih bergantung pada satu yurisdiksi regulasi, banyak broker global kini mempertahankan jaringan lisensi di seluruh Eropa, Australia, Timur Tengah, Afrika, dan pusat keuangan lepas pantai. Pendekatan itu memungkinkan perusahaan menyesuaikan layanan untuk pasar tertentu sambil tetap beroperasi dalam kerangka persyaratan regulasi setempat.

Persetujuan regulasi menentukan pasar mana yang dapat diakses perusahaan, bagaimana mereka dapat memasarkan layanannya, produk apa yang dapat mereka tawarkan, dan struktur operasional yang dapat mereka terapkan. Yurisdiksi yang berfungsi sebagai hub keuangan regional mencakup Dubai, Mauritius, Seychelles, Afrika Selatan, Singapura, dan berbagai pusat di Eropa. Untuk kerangka regulasi yang mengatur suatu akun, leverage yang tersedia, perlindungan investor, persyaratan onboarding, dan produk yang dapat ditawarkan sering kali ditentukan oleh yurisdiksi spesifik tersebut.

FAQ

Otoritas regulasi apa yang menerbitkan lisensi Axi di Mauritius?

Financial Services Commission of Mauritius menerbitkan lisensi kepada Axi. FSC mengawasi aktivitas jasa keuangan non-bank dan mengharuskan perusahaan berlisensi untuk mematuhi standar yang berkaitan dengan kecukupan modal, perlindungan dana klien, manajemen risiko, tata kelola, dan perilaku bisnis.

Berapa banyak negara yang dilayani Axi dengan layanan perdagangannya?

Axi melayani klien di lebih dari 100 negara melalui jaringan entitas teregulasi. Penambahan entitas yang diatur di Mauritius memperluas wilayah tempat trader dapat mengakses produk dan layanan Axi melalui kerangka kerja yang teregulasi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar