Menurut laporan teknologi memori global terbaru Bank of America yang dirilis pada 2 Juli, kekhawatiran pasar tentang siklus kenaikan harga memori yang berakhir sebagian besar merupakan "gangguan emosional" dan bukan perubahan mendasar dalam industri. Laporan tersebut membahas tiga kekhawatiran pasar utama: rencana Meta untuk menyewa kapasitas komputasi AI, masuknya CXMT China ke rantai pasokan Apple, dan rencana investasi semikonduktor Korea Selatan senilai 800 triliun won.
Bank of America berpendapat bahwa perkembangan ini tidak menandakan kelemahan permintaan. Meta terus secara agresif membeli HBM, LPDDR5, dan SSD enterprise dengan pesanan jangka panjang yang semakin kuat, menunjukkan optimasi kapasitas, bukan kelebihan kapasitas. CXMT menghadapi hambatan regulasi, teknis, dan kekayaan intelektual yang signifikan untuk memasuki produksi iPhone secara luas. Investasi klaster chip Korea Selatan tidak akan berkontribusi secara material terhadap pasokan sebelum tahun 2033. Ekspor semikonduktor Korea Selatan mencapai 44,8 miliar dolar AS pada bulan Juni, naik 199,5% dibandingkan tahun sebelumnya. TrendForce memperkirakan harga kontrak DRAM pada Q3 2026 naik 13-18% per kuartal, menandakan siklus super memori masih utuh.