Analis investasi senior Bank of East Asia, Chan Wai-chung, menilai reli terbaru saham Hong Kong bersifat sementara, setelah Indeks Hang Seng naik lebih dari 800 poin pekan ini dan ditutup di level 24.175 poin. Analis tersebut mengaitkan pemulihan dengan rotasi modal dari pasar AI dan semikonduktor di Korea, Taiwan, dan Jepang ke saham Hong Kong, terutama saham teknologi berkapitalisasi besar yang mengalami pemulihan valuasi. Chan mencatat adanya resistensi jangka pendek di kisaran 24.000 hingga 25.000 poin, dengan reli diperkirakan menguntungkan saham Hong Kong pada kuartal ketiga, namun tetap berumur pendek karena prospek pertumbuhan laba yang lebih kuat di pasar Asia lainnya.
Rotasi Modal dari Pasar Semikonduktor Mendorong Reli Saham Hong Kong
Chan menjelaskan bahwa pada paruh pertama tahun ini, modal terkonsentrasi pada tema AI, terutama pasar semikonduktor hulu di Korea, Taiwan, dan Jepang. Investor baru-baru ini mengurangi posisi mereka di pasar-pasar tersebut, sementara saham Hong Kong diuntungkan oleh rotasi sektor. Analis tersebut mencatat saham teknologi berkapitalisasi besar mengalami pemulihan valuasi, dengan saham Hong Kong diperkirakan memperoleh manfaat pada kuartal ketiga dalam waktu dekat.
Analis Mengidentifikasi Zona Resistensi 24.000-25.000 Poin
Chan menyatakan rebound saat ini tidak akan bertahan untuk jangka panjang, karena kinerja pasar pada akhirnya bergantung pada laba di berbagai pasar. Berdasarkan prospek laba tahun ini, analis tersebut melihat pasar di Jepang, Korea, dan Taiwan menunjukkan pertumbuhan profit yang lebih tinggi dibanding saham-saham berkapitalisasi besar Hong Kong. Arus modal jangka pendek dapat menopang rebound saham Hong Kong, tetapi reli tetap bersifat terutama sementara.
Bank of East Asia Menurunkan Target Indeks Hang Seng menjadi 27.100 Poin
Bank of East Asia menurunkan target Indeks Hang Seng menjadi 27.100 poin bulan lalu. Terkait apakah indeks dapat menembus di atas 27.000 dalam setahun, Chan menyebut hasilnya bergantung pada apakah kebijakan daratan meningkatkan langkah pelonggaran dan memperkuat dukungan industri. Analis tersebut mengidentifikasi perkembangan sektor AI sebagai faktor kunci, khususnya apakah model besar, chip, dan aplikasi dapat meningkatkan kemampuan monetisasi.
FAQ
Mengapa analis Bank of East Asia menyebut reli saham Hong Kong bersifat sementara?
Chan Wai-chung menyatakan reli tersebut tidak akan bertahan dalam jangka panjang karena kinerja pasar pada akhirnya bergantung pada laba di berbagai pasar. Berdasarkan prospek laba tahun ini, pasar di Jepang, Korea, dan Taiwan menunjukkan pertumbuhan profit yang lebih tinggi dibanding saham-saham berkapitalisasi besar Hong Kong. Arus modal jangka pendek dapat mendukung reli, tetapi reli tersebut tetap bersifat terutama sementara.
Kondisi apa yang harus dipenuhi agar Indeks Hang Seng menembus di atas 27.000 poin?
Menurut Chan, penembusan di atas 27.000 bergantung pada apakah kebijakan daratan meningkatkan langkah pelonggaran dan memperkuat dukungan industri. Analis tersebut mengidentifikasi perkembangan sektor AI sebagai faktor kunci, khususnya apakah model besar, chip, dan aplikasi dapat meningkatkan kemampuan monetisasi.