Menurut BlockBeats, pada 14 Juni, sekitar 42,5% hashrate jaringan Bitcoin global terkonsentrasi di Amerika Serikat, sehingga kekhawatiran pasar tentang ketahanan sensor jaringan kembali menyala. Perusahaan pertambangan yang terdaftar di AS menyumbang sekitar 31,5% hashrate global, sementara mining pool seperti Foundry USA mengendalikan hingga sepertiga dari total daya jaringan.
Analis mencatat bahwa risiko sebenarnya bukan pada sentralisasi geografis, melainkan pada konsentrasi mining pool, karena pool mengontrol pemilihan transaksi dan pembuatan template blok. Mining pool teratas secara kolektif menguasai lebih dari dua pertiga dari total hashrate, sehingga menciptakan kekuatan signifikan untuk menyaring transaksi.