Bitcoin menembus lebih dari $64.000 pada 14 Juli saat $277M di Shorts Likuidasi

BTC4,15%

Bitcoin melonjak melewati $64.000 pada 14 Juli, membalik kerugian Senin untuk mencapai level tertinggi dalam beberapa minggu meski ketegangan Timur Tengah masih berlangsung. Reli tersebut memicu likuidasi short senilai $277 juta di seluruh pasar mata uang kripto, menurut data Coinglass. Kenaikan ini menyusul data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index) yang menunjukkan inflasi Juni turun menjadi 3,5% year-over-year, lebih rendah dari kekhawatiran pasar, sehingga meredakan tekanan langsung agar Federal Reserve terus menaikkan suku bunga. Namun, permusuhan yang kembali memanas di dekat Selat Hormuz mendorong minyak mentah Brent melewati $85 per barel, dengan malam ketiga serangan militer AS terhadap target Iran yang turut meningkatkan harga minyak. Para ahli mencatat konflik ini mengakhiri narasi kelebihan pasokan minyak dan menghidupkan kembali kekhawatiran kekurangan global, yang berpotensi mengganggu harapan penurunan suku bunga Federal Reserve.

Bitcoin Mencapai $64.913 saat Posisi Short Menghadapi Likuidasi $277 Juta

Bitcoin kesulitan menembus $63.000 sepanjang sebagian besar malam 13 Juli dan dini hari Selasa, diperdagangkan di atas $62.500. Sekitar pukul 8:30 a.m. EDT pada 14 Juli, mata uang kripto itu melonjak dari sedikit di bawah $62.900 menjadi mencapai $64.000 satu jam kemudian sebelum berkonsolidasi di atas $63.500. Reli kedua mendorongnya melewati $64.000, dengan kenaikan berlanjut hingga mencapai puncaknya di $64.913. Bitcoin kemudian turun ke kisaran sedikit di bawah $64.500, mencatat kenaikan 4,2% dalam 24 jam. Lonjakan tersebut mengangkat kapitalisasi pasarnya melewati $1,29 triliun, mendorong total kapitalisasi pasar kripto di atas $2,3 triliun.

Di pasar derivatif, data Coinglass menunjukkan reli tersebut memicu likuidasi taruhan short sebesar $105 juta, dibanding $8 juta untuk taruhan long. Total likuidasi di seluruh pasar mata uang kripto mencapai sekitar $377 juta, dengan likuidasi taruhan short mencapai $277 juta dari total tersebut.

Harga Minyak Naik di Atas $85 di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Malam ketiga serangan oleh militer AS terhadap target Iran semakin mendorong harga minyak. Pada pukul 2:44 p.m. EDT, Brent crude yang sempat mencapai $87 per barel lebih awal pada hari itu diperdagangkan beberapa sen di bawah $85 per barel. Patokan AS, West Texas Intermediate, berada di kisaran sedikit di bawah $80 per barel. Harga minyak telah naik perlahan ke level yang terakhir terlihat beberapa minggu sebelum AS dan Iran mengumumkan terobosan dalam perundingan.

Menurut para ahli, permusuhan yang kembali muncul akibat perbedaan terkait status Selat Hormuz secara efektif mengakhiri narasi kelebihan pasokan dan menghidupkan kembali kekhawatiran kekurangan minyak global. Kekurangan-kekurangan ini dipandang dapat menggerus potensi harapan penurunan suku bunga Federal Reserve. Pasar mendapat dorongan dari data Indeks Harga Konsumen terbaru, yang menunjukkan inflasi Juni turun menjadi 3,5% year-over-year. Inflasi yang lebih rendah dari yang dikhawatirkan membuat imbal hasil obligasi mereda dan menstabilkan indeks ekuitas. Namun, karena situasi di Timur Tengah terus memburuk, prospek inflasi turun lagi pada Juli tampak suram, mengingat harga minyak masih menjadi salah satu pendorong utama inflasi.

FAQ

Apa yang memicu lonjakan harga Bitcoin pada 14 Juli?
Bitcoin melonjak melewati $64.000 pada 14 Juli setelah data Indeks Harga Konsumen menunjukkan inflasi Juni turun menjadi 3,5% year-over-year. Reli dimulai sekitar pukul 8:30 a.m. EDT, dengan mata uang kripto melompat dari sedikit di bawah $62.900 menjadi mencapai $64.000 satu jam kemudian, dan akhirnya mencapai puncak di $64.913.

Berapa besar likuidasi short selama reli Bitcoin pada 14 Juli?
Data Coinglass menunjukkan reli tersebut memicu likuidasi taruhan short senilai $105 juta, dibanding $8 juta untuk taruhan long. Secara keseluruhan, total likuidasi di seluruh pasar mata uang kripto mencapai sekitar $377 juta, dengan likuidasi taruhan short menyumbang $277 juta dari total tersebut.

Mengapa harga minyak memengaruhi peluang penurunan suku bunga Federal Reserve?
Permusuhan yang kembali terjadi di dekat Selat Hormuz mendorong Brent crude di atas $85 per barel pada pukul 2:44 p.m. EDT pada 14 Juli. Para ahli mencatat konflik ini mengakhiri narasi kelebihan pasokan minyak dan menghidupkan kembali kekhawatiran kekurangan global. Harga minyak tetap menjadi salah satu pendorong utama inflasi, dan kenaikan harga dinilai dapat menggerus harapan penurunan suku bunga Federal Reserve.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar