Bitfire mengakuisisi tim transaksi kantor keluarga Li Lin, dengan minat investasi awal sebesar 500 juta dolar AS

MarketWhisper
ETH-0,75%

Bitfire收購李林家族辦公室交易團隊

Menurut laporan Bloomberg pada 22 April, perusahaan manajemen kekayaan yang terdaftar di Hong Kong, Bitfire Group Holdings, mengakuisisi sekitar 20 orang tim perdagangan dan sistem perdagangannya dari Avenir Group, kantor keluarga yang dimiliki oleh pendiri grup Huobi, Li Lin. Bitfire, CEO Livio Weng mengonfirmasi perdagangan tersebut kepada Bloomberg, dengan mengatakan bahwa setelah integrasi, perusahaan telah memperoleh minat investasi awal sekitar US$500 juta.

Struktur Transaksi: Avenir Fokus pada Modal Sendiri, Bitfire Bertanggung Jawab atas Manajemen Aset Eksternal

Logika utama dari transaksi ini adalah penataan ulang pembagian kerja bisnis yang jelas. Jacob Zhong, manajer investasi strategis dan mitra pengelolaan kemitraan di Avenir, menyatakan bahwa akuisisi ini akan menggabungkan tim investasi Avenir dengan kapabilitas produk dan layanan Bitfire, sehingga mempercepat perkembangan Bitfire. Livio Weng menambahkan, “Transaksi ini memungkinkan Avenir untuk fokus mengelola dananya sendiri, sedangkan Bitfire bertanggung jawab atas manajemen aset eksternal.”

Tim yang diakuisisi mencakup profesional di bidang seperti riset investasi, perdagangan, dan pengendalian risiko. Strategi intinya berfokus pada “AlphaBTC”—menciptakan imbal hasil lebih tinggi daripada sekadar memegang Bitcoin, melalui penggunaan kontrak opsi Bitcoin. Strategi ini bertujuan menarik investor institusional dan investor bernilai kekayaan tinggi yang sedang mempertimbangkan penambahan alokasi aset kripto.

Avenir Group: Latar Belakang sebagai Pemegang Institusi Bitcoin Terbesar di Asia

Avenir Group didirikan pada 2023 setelah Li Lin menjual saham pengendali perusahaannya di Huobi pada 2022. Per 31 Desember 2025, Avenir memiliki lebih dari US$900 juta dalam Bitcoin ETF, dan mengklaim sebagai pemegang institusi Bitcoin terbesar di Asia. Huobi didirikan bersama oleh Li Lin pada 2013 (saat itu ia adalah seorang insinyur Oracle) dan pernah menjadi salah satu bursa Bitcoin paling aktif di dunia.

Bisnis Private Banking Bitfire: 300 Klien, Strategi Ethereum Siap Dikembangkan

Bitfire meluncurkan bisnis private banking pada bulan Agustus tahun lalu. Saat ini, bisnis tersebut telah mengumpulkan sekitar 300 klien, yang terutama mencakup kantor keluarga, perusahaan publik, dan individu bernilai kekayaan tinggi. Perusahaan berencana untuk memperluas strategi perdagangan untuk Ethereum dan stablecoin pada paruh akhir tahun ini. Livio Weng memperkirakan ukuran aset yang dikelola (AUM) bisnis private banking akan menembus US$1 miliar dalam dua tahun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Perusahaan seperti apa Bitfire, dan peran apa yang dimainkan Li Lin di dalamnya?

Bitfire Group Holdings (terdaftar di Hong Kong, sebelumnya bernama Sinohope) adalah perusahaan manajemen kekayaan di Hong Kong yang menyediakan layanan private banking dan manajemen aset terkait aset digital. Li Lin adalah pemegang saham terbesar Bitfire (kepemilikan 30%), sekaligus pendiri Avenir Group. Mengintegrasikan tim perdagangan Avenir ke dalam Bitfire merupakan langkah strategis penting yang dilakukan Li Lin untuk mempercepat komersialisasi bisnis manajemen kekayaannya.

Strategi investasi inti apa yang akan digunakan oleh tim perdagangan yang diakuisisi?

Strategi intinya adalah “AlphaBTC”, yaitu menciptakan imbal hasil lebih tinggi daripada sekadar memegang Bitcoin melalui penggunaan kontrak opsi Bitcoin. Strategi ini terutama ditujukan bagi investor institusional dan individu bernilai kekayaan tinggi, dengan tujuan memberikan imbal hasil yang telah disesuaikan dengan risiko yang lebih menarik dibanding sekadar memegang Bitcoin secara pasif.

Sejauh mana bisnis private banking Bitfire berkembang saat ini?

Sejak diluncurkan pada bulan Agustus tahun lalu, bisnis private banking Bitfire telah mengumpulkan sekitar 300 klien (termasuk kantor keluarga, perusahaan publik, dan individu bernilai kekayaan tinggi). Setelah tim perdagangan baru bergabung, perusahaan memperoleh minat investasi awal sekitar US$500 juta. CEO Livio Weng memperkirakan AUM akan menembus US$1 miliar dalam dua tahun.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar