BlackRock, Mastercard, dan Franklin Templeton menguji XRPL untuk pembayaran stablecoin, dengan fokus pada infrastruktur, bukan kasus penggunaan trading.
Kemitraan Ripple memungkinkan dana tokenisasi seperti BUIDL dan VBILL untuk dikonversi menjadi RLUSD guna mendorong arus likuiditas onchain yang berkelanjutan.
Aktivitas di XRP Ledger meningkat karena institusi mengeksplorasi pembayaran, pinjaman, dan settlement menggunakan alat keuangan berbasis blockchain yang terintegrasi.
Perusahaan jasa keuangan besar tengah bergerak lebih dalam ke infrastruktur blockchain karena BlackRock, Mastercard, dan Franklin Templeton menjajaki XRP Ledger untuk pembayaran dan settlement. Aktivitas tersebut dikonfirmasi oleh Odelia Torteman selama acara Digital Assets Forum di London, yang menyoroti pengujian institusional yang sedang berlangsung menggunakan RLUSD on-chain.
Yang paling menonjol, Torteman mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan ini memandang jaringan tersebut sebagai infrastruktur, bukan tempat perdagangan. Ia menjelaskan XRP sebagai aset jembatan yang digunakan untuk memindahkan nilai di antara aset yang berbeda. Ledger tersebut juga mencakup automated market maker, decentralized exchange, serta trust line yang berfokus pada kepatuhan.
Sementara itu, Mastercard bermitra dengan Gemini dan Ripple pada bulan November lalu untuk menguji settlement RLUSD untuk pembayaran kartu. Pilot tersebut menunjukkan bagaimana stablecoin teregulasi dapat memproses transaksi di blockchain publik.
Seiring pengujian berlanjut, kemitraan tambahan berfokus pada aset tokenisasi. Ripple bekerja dengan Securitize untuk mendukung konversi ke RLUSD untuk dana BUIDL milik BlackRock dan dana VBILL milik VanEck. Konfigurasi ini memungkinkan likuiditas berkelanjutan melalui smart contract.
Secara terpisah, Franklin Templeton dan DBS Bank berkolaborasi dengan Ripple untuk solusi pinjaman dan trading berbasis token. Upaya ini menggabungkan dana pasar uang dengan settlement stablecoin untuk meningkatkan likuiditas dan eksekusi.
Pada saat yang sama, XRP mengalami peningkatan aktivitas pasar di tengah perkembangan ini. Token tersebut naik hampir 10% selama minggu lalu, sempat bergerak di atas $1.50. Data juga menunjukkan sekitar $55 juta arus masuk ETF pada periode yang sama. Namun, Torteman menekankan bahwa minat institusional berfokus pada kapabilitas infrastruktur. Ia mengatakan XRP Ledger mendukung pembayaran, settlement, dan transfer lintas-aset dalam satu sistem.
Related News
XRP Meluas ke Solana saat wXRP Mendorong Akses DeFi
XRP Tembus Batas Tetap Bertahan saat Suara Pinjaman XRPL Mendapat Momentum
XRP Breakout Bertahan saat Suara Pinjaman XRPL Mendapat Momentum
SoFi Memungkinkan Setoran XRP untuk Pengguna A.S. di Platform
Kenaikan XRP yang Meledak-ledak Belum Berakhir: Menguraikan Keuntungan Besarnya