BNK Investment & Securities memangkas Harga Target untuk SK Hynix menjadi 1,48 juta KRW dari 1,85 juta KRW pada 29 Juli, segera setelah pengumuman kinerja kuartal kedua perusahaan. Penurunan peringkat mencerminkan perlambatan momentum permintaan dan kekhawatiran potensi kelebihan pasokan di pasar chip memori ke depan. BNK menjadi broker Korea pertama tahun ini yang menangguhkan rekomendasi beli untuk SK Hynix, dan analis Lee Min-hee kini menyoroti melemahnya sentimen konsumen, penurunan harga spot NAND sejak akhir April, serta pergeseran hyperscaler ke investasi infrastruktur AI yang lebih hemat biaya sebagai faktor kunci di balik prospek yang lebih rendah. Kinerja Q2 SK Hynix—pendapatan 79,32 triliun KRW dan laba operasi 60,54 triliun KRW—berada di bawah estimasi konsensus masing-masing sebesar 5% dan 6%, sehingga memperkuat sikap analis yang berhati-hati terhadap saham Korea tersebut.
SK Hynix Berada di Bawah Konsensus Laba Q2 5-6%
SK Hynix melaporkan pendapatan kuartal kedua sebesar 79,32 triliun KRW dan laba operasi 60,54 triliun KRW, masing-masing berada di bawah konsensus analis sebesar 5% dan 6%. Pada kuartal pertama, kenaikan biaya per-chip melampaui ekspektasi, sementara pada kuartal kedua, kenaikan harga jual rata-rata (ASP) DRAM lebih rendah dari perkiraan karena efek bauran produk.
BNK Sebut Perlambatan Momentum Permintaan
Analis Lee Min-hee mengaitkan pemangkasan Harga Target dengan sinyal permintaan yang melemah di seluruh sektor chip memori. “Sentimen konsumen memburuk, dan harga spot NAND terus menurun sejak akhir April,” ujar Lee. “Indikator utama OECD juga ikut berbalik arah ke bawah secara bersamaan.” Analis tersebut mencatat bahwa hyperscaler mengalihkan strategi investasi infrastruktur artificial intelligence (AI) mereka menuju efektivitas biaya. Lee juga menyampaikan kekhawatiran atas ketidakpastian pendanaan: “Sebagian besar nilai investasi yang direncanakan tahun ini bergantung pada pinjaman, dan keraguan terhadap penggalangan dana meningkat di tengah kenaikan bunga serta ketidakstabilan pasar modal.”
Analis Soroti Risiko Kelebihan Pasokan dari Ekspansi Kapasitas
Lee mengangkat kekhawatiran akan adanya pergeseran ke kondisi kelebihan pasokan meski tren perlambatan permintaan saat ini masih berlangsung. “Para produsen mengumumkan investasi ekspansi kapasitas skala besar satu per satu, optimistis terhadap permintaan jangka panjang meski arus permintaan melambat,” kata analis tersebut. Lee menekankan bahwa keberhasilan IPO Changxin Memory Technologies (CXMT) di puncak siklus industri berdampak negatif dalam bentuk meningkatnya intensitas persaingan.
BNK Perkirakan Pemulihan Saham Terbatas
Berdasarkan faktor-faktor ini, BNK Investment & Securities menetapkan Harga Target baru untuk SK Hynix sebesar 1,48 juta KRW. “Meski saham SK Hynix berada dalam fase oversold jangka pendek, sikap produsen terhadap ekspansi kapasitas kompetitif tidak mungkin berubah dengan mudah,” kata Lee. “Tren perlambatan permintaan pada paruh kedua diperkirakan akan berlanjut, sehingga rebound harga saham juga diperkirakan terbatas.”
FAQ
Mengapa BNK Investment & Securities memangkas Harga Target SK Hynix pada 29 Juli?
BNK Investment & Securities menurunkan Harga Target SK Hynix menjadi 1,48 juta KRW dari 1,85 juta KRW karena melemahnya momentum permintaan, penurunan harga spot NAND sejak akhir April, indikator utama OECD yang bergerak ke bawah, hyperscaler yang beralih ke investasi AI yang lebih hemat biaya, kenaikan bunga yang memengaruhi pendanaan, serta kekhawatiran kelebihan pasokan akibat pengumuman ekspansi kapasitas yang kompetitif.
Bagaimana kinerja laba Q2 SK Hynix dibanding ekspektasi analis?
Pendapatan kuartal kedua SK Hynix sebesar 79,32 triliun KRW dan laba operasi 60,54 triliun KRW berada di bawah estimasi konsensus masing-masing 5% dan 6%. Kenaikan biaya per-chip pada kuartal pertama melampaui ekspektasi, dan kenaikan harga jual rata-rata (ASP) DRAM pada kuartal kedua lebih rendah dari perkiraan akibat efek bauran produk.