Boston Dynamics Mengintegrasikan AI Gemini dari Google ke dalam Robot Spot, Meningkatkan Kemampuan Otonom

Pesan Berita Gate, 15 April — Boston Dynamics merilis video demonstrasi pada 14 April yang menampilkan robot berkaki empat (quadruped) Spot yang dilengkapi AI Gemini milik Google, secara signifikan meningkatkan kemampuan robot dalam mengeksekusi tugas secara otonom dan responsivitasnya terhadap kebutuhan industri.

Dalam demonstrasi tersebut, Spot menggunakan kamera onboard dan Gemini untuk secara mandiri mengenali daftar tugas yang ditulis di papan tulis putih, lalu melakukan tugas-tugas secara berurutan termasuk mengatur sepatu, membuang kaleng kosong, mengumpulkan cucian, dan berjalan dengan seekor anjing. Robot tersebut juga mendeteksi kebocoran di lantai, menemukan panel ukur untuk memeriksa suhu, serta memberikan wawasan dengan langsung menafsirkan data yang ada di lokasi.

Kemampuan yang ditingkatkan ini berasal dari penggabungan platform perangkat lunak Orbit milik Boston Dynamics, AI Vision Inspection and Learning (AIVI-Learning) dengan Google Gemini Robotics ER 1.6. Pembaruan ini memungkinkan Spot untuk menganalisis data lingkungan yang dikumpulkan sensor, mengenali pengaturan yang kompleks, memahami konteks tugas, serta melakukan inspeksi industri dengan akurasi yang lebih baik termasuk pembacaan layar digital dan penghitungan palet. Sistem ini mendukung pembaruan model AI secara mulus tanpa gangguan, serta memungkinkan pengguna memverifikasi proses penalaran AI melalui prompt.

Hyundai Motor Group, yang memiliki Boston Dynamics, mengumumkan kolaborasi strategis dengan Google DeepMind di CES pada bulan Januari untuk mempercepat pengembangan teknologi humanoid di masa depan dengan mengintegrasikan teknologi robotika dan AI yang canggih.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Tiongkok Menghalangi Akuisisi AI Manus milik Meta US$2B

China mengumumkan bahwa mereka akan memblokir akuisisi Meta senilai 2 miliar dolar AS terhadap perusahaan AI agent Manus, dengan alasan kekhawatiran atas pemindahan kekayaan intelektual kecerdasan buatan Tiongkok ke perusahaan AS, menurut pemberitaan Tech in Asia. Manus, perusahaan yang didirikan di Tiongkok dan memindahkan kantor pusatnya ke

CryptoFrontier1jam yang lalu

Nous Research Meluncurkan Hermes Agent v0.12.0 dengan Sistem Kolaborasi Multi-Agent Kanban

Menurut Beating, kerangka Hermes Agent open-source milik Nous Research memperkenalkan sistem kolaborasi multi-agent Kanban pada v0,12.0. Sistem ini memungkinkan agen beroperasi sebagai proses independen, secara otonom mengklaim dan menjalankan tugas dari papan tugas bersama secara paralel, menggantikan

GateNews2jam yang lalu

Para Peneliti Menerapkan Teknologi DPN-LE untuk Mengedit Sifat Kepribadian AI, Mengedit Hanya 0,5% dari Neuron

Menurut BlockBeats, pada 3 Mei peneliti AI Brian Roemmele mengungkapkan bahwa Zero-Human Company miliknya telah menerapkan teknologi DPN-LE (Dual Personality Neuron Localization and Editing) untuk menyesuaikan dengan tepat

GateNews13jam yang lalu

AI Agent Manfred Membentuk Perusahaan, Menyiapkan Dompet Kripto untuk Trading pada Akhir Mei

Agen AI Manfred telah mendirikan perusahaannya sendiri dan memperoleh dompet kripto serta kredensial bisnis, termasuk kemampuan untuk mempekerjakan staf dan melakukan pembayaran. Agen tersebut dijadwalkan mulai melakukan perdagangan kripto pada akhir dari

GateNews14jam yang lalu

CEO Tether Mengusulkan Integrasi WDK dan QVAC untuk Dukungan Kartu Agen

Menurut Foresight News, CEO Tether Paolo Ardoino menyatakan di X bahwa penerbit stablecoin mungkin perlu mempercepat integrasi antara WDK dan QVAC untuk mendukung fungsionalitas Agent Cards.

GateNews17jam yang lalu

Particle Network Merilis Roadmap Universal Accounts, Meluncurkan Universal Deposit SDK dan Akun AI Agent

Menurut ChainCatcher, Particle Network hari ini merilis roadmap fase berikutnya untuk Universal Accounts, dengan memperkenalkan dua produk baru dalam beberapa bulan mendatang: Universal Deposit SDK, yang memungkinkan pengembang menambahkan deposit multi-chain dengan sekitar 10 baris kode, dan Universal Agent Accounts,

GateNews17jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar