CEO Cardano Foundation: Mengapa Dunia Membutuhkan Lapisan Penyelesaian Blockchain yang “Netral”

Coinpedia
ADA0,18%

Frederik Gregaard, kepala Cardano Foundation, menyoroti bahwa pada era ketika sistem perbankan saat ini telah terbukti sangat politis, blockchain memiliki peluang untuk muncul sebagai sistem yang netral, tangguh, dan transparan untuk mendukung perdagangan global.

  • Poin Utama:
    • CEO Cardano Frederik Gregaard menyatakan bahwa blockchain harus menyediakan alternatif netral bagi bank-bank global yang dipolitisasi.
    • Menunjukkan dampak, stablecoin A7A5 bergerak $93B sebelum UE melarangnya dalam paket sanksi November 2025.
    • Meninggalkan spekulasi, Gregaard mencatat bahwa blockchain selanjutnya harus membangun infrastruktur yang tangguh untuk perdagangan.

CEO Cardano Foundation Membahas Blockchain sebagai Lapisan Penyelesaian yang Netral

Saat teknologi blockchain mulai mengambil langkah pertamanya dalam sistem keuangan formal, sebagian orang percaya bahwa misinya adalah menjadi elemen kunci bagi lapisan penyelesaian independen yang benar-benar berikutnya.

Frederik Gregaard, CEO Cardano Foundation, menyinggung peran alternatif yang harus dijalani blockchain, karena sistem perbankan yang ada telah dipolitisasi dan terbukti bergantung pada konflik geopolitik.

Gregaard menilai bahwa meskipun sistem perbankan koresponden, yang telah berfungsi sebagai standar untuk penyelesaian internasional, memang berjalan, ia memiliki batas dan harus mematuhi kekuatan yang mengendalikan yurisdiksinya.

Akibatnya, ia menyatakan bahwa setiap perbendaharaan, institusi, atau negara harus bertanya tidak hanya apakah sistem ini patuh hari ini, tetapi apakah sistem ini akan dapat dipercaya atau tahan lama besok setelah ada sesuatu yang berubah.

Bagi Gregaard, ini adalah use case yang akan membuat infrastruktur blockchain bersinar, karena “ia menghadirkan jalur paralel yang diatur oleh aturan transparan, standar terbuka, dan eksekusi deterministik alih-alih akses yang bersifat diskresioner.”

Dalam pengertian ini, kita sudah melihat beberapa upaya untuk menggunakan teknologi blockchain guna mengatasi hambatan pasar buatan, termasuk sanksi ekonomi.

Contoh yang bermakna adalah pembentukan jaringan keuangan di sekitar A7A5, stablecoin yang dipatok ke rubel Rusia. Token yang bergerak senilai lebih dari $93 miliar dalam waktu kurang dari setahun sebelum Uni Eropa melarang penggunaannya dalam paket sanksi ke-19 yang diterbitkan pada November 2025.

Laporan menyebutkan bahwa Venezuela, yang terkena pembatasan serupa tidak lama sebelumnya, telah beralih ke pembayaran stablecoin untuk penjualan minyak.

Gregaard menyimpulkan bahwa, alih-alih spekulasi, masa depan teknologi blockchain ada pada “penciptaan infrastruktur keuangan yang netral, tangguh, dan transparan yang mampu mendukung perdagangan global ketika sistem tradisional semakin terpecah oleh politik dan geografi.”

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar