Chainlink Bertahan di Atas Support Utama Saat Institusi Memperluas Penggunaan

LINK-3,03%

Wawasan Utama

  • Fidelity International meluncurkan dana likuiditas tokenized menggunakan infrastruktur Chainlink, memperluas adopsi blockchain institusional di seluruh sistem pelaporan keuangan secara global.

  • DTCC berencana mengintegrasikan teknologi Chainlink ke dalam platform Collateral AppChain untuk meningkatkan efisiensi penyelesaian transaksi bagi aset keuangan tokenized.

  • LINK diperdagangkan di atas support jangka pendek di sekitar $10, sementara indikator mingguan terus menandakan konsolidasi dan momentum bearish yang lebih luas di seluruh pasar.

Chainlink diperdagangkan di dekat $10,31 pada Rabu setelah naik 3,56% sepanjang pekan ini, meski indikator mingguan yang lebih luas tetap mencerminkan tekanan jual pada timeframe yang lebih tinggi. Token bertahan di atas level MA-20 mingguan di $9,86, meskipun masih berada di bawah MA-50 di $14,46 dan MA-200 di $12,51, yang menunjukkan bahwa pembeli telah mendapatkan kembali kendali jangka pendek, tanpa membalikkan struktur bearish yang lebih luas.

Selain pemulihan harga baru-baru ini, aktivitas institusional di sekitar Chainlink meningkat setelah Fidelity International meluncurkan Fidelity USD Digital Liquidity Fund. Dana tersebut menggunakan infrastruktur Chainlink bersama layanan oracle terdesentralisasi untuk menyediakan nilai aset bersih (NAV) dan pelaporan distribusi secara real-time di-chain. Selain itu, inisiatif ini melibatkan kolaborasi dengan Sygnum Bank serta dukungan data pasar dari JPMorgan Chase.

Integrasi DTCC Menambah Satu Lagi Kasus Pemanfaatan Institusional

Selain itu, Depository Trust & Clearing Corporation mengonfirmasi rencana untuk mengintegrasikan teknologi Chainlink ke platform Collateral AppChain yang akan datang. Integrasi ini bertujuan meningkatkan operasi jaminan serta mendukung proses penyelesaian transaksi yang lebih cepat untuk produk keuangan tokenized. Akibatnya, Chainlink terus menarik institusi keuangan yang mencari infrastruktur berbasis blockchain untuk sistem manajemen aset dan pelaporan.

Namun, indikator teknis mingguan masih menunjukkan momentum kenaikan yang terbatas meski ada kenaikan terbaru. MACD dan Average Directional Index sama-sama mempertahankan sinyal jual, sementara Relative Strength Index dan Stochastic RSI tetap berada di wilayah overbought. Yang signifikan, indikator Bull Bear Power juga mencerminkan aktivitas pembeli yang berat, meskipun kekuatan itu tidak sejalan dengan momentum bearish yang lebih luas pada indikator jangka panjang.

Kisaran Konsolidasi Tetap Jadi Fokus

Volatilitas mingguan mencapai 11,26% saat LINK diperdagangkan di dekat bagian tengah kisaran harga terbaru. Para analis memperkirakan token akan bergerak antara $10,15 dan $11,45 dalam tujuh hari ke depan, kecuali muncul volume pembelian yang lebih kuat. Karena itu, para trader terus memantau level resistensi $11,45 dengan ketat, karena breakout yang berkelanjutan di atas zona tersebut dapat memperkuat momentum bullish, sementara penurunan lain di bawah $10,15 dapat memperintens tekanan sisi bawah di seluruh pasar.

Chainlink baru-baru ini pulih dari level support yang lebih rendah setelah pembeli mempertahankan harga di dekat rata-rata bergerak mingguan. Selain itu, aktivitas perdagangan meningkat karena investor merespons berita adopsi institusional yang terkait dana tokenized dan sistem settlement berbasis blockchain.

Pelaku pasar tetap berhati-hati karena LINK masih diperdagangkan di bawah dua MA jangka panjang utama. Akibatnya, banyak trader kini fokus pada apakah permintaan jangka pendek mampu menyerap tekanan jual berkelanjutan dari area resistensi yang lebih tinggi selama fase konsolidasi saat ini di aset digital.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar