Menurut laporan investasi terbaru Citi, analis Beata Manthey menyatakan bahwa daftar periksa Bear Market milik perusahaan yang bersifat proprietary telah menyala pada 10 dari 18 indikator global, menandai pembacaan tertinggi sejak krisis keuangan 2008. Pasar saham AS menunjukkan risiko yang meningkat dengan skor 11,5 pada daftar tersebut, sementara pasar Eropa tetap relatif stabil di 5 indikator.
Citi memperingatkan bahwa begitu sinyal peringatan masuk ke angka dua digit, tren risiko biasanya akan makin cepat. Laporan itu mencatat bahwa pada level saat ini, saham belum mencapai ambang batas meltdown kritis—puncak dot-com 2000 melihat 17,5 sinyal dan 2008 mencatat 13—namun memperingatkan bahwa memburuknya lebih lanjut akan menjadi tanda bagi investor untuk menghindari strategi buta “buy-the-dip” jika koreksi pasar terjadi.