Menurut platform pasar prediksi Kalshi, probabilitas Undang-Undang CLARITY lolos sebelum 2027 turun tajam dari hampir 75% menjadi 50% dalam sepekan terakhir. Para trader menyebut kalender Senat yang padat, sengketa yang belum terselesaikan terkait stablecoin berbunga, serta penolakan berkelanjutan dari industri perbankan sebagai hambatan utama.
Penurunan ini terjadi kurang dari dua pekan setelah Komite Perbankan Senat memilih 15-9 untuk mengajukan rancangan undang-undang tersebut. Undang-Undang CLARITY, yang berupaya membentuk kerangka federal untuk regulasi aset digital dan memperjelas peran SEC dan CFTC, dinilai sebagai salah satu upaya regulasi kripto paling signifikan di Kongres.