Penyedia infrastruktur perbankan Inggris, ClearBank, mengumumkan pada 22 April bahwa perusahaan tersebut telah bermitra dengan firma pembayaran lintas negara berbasis Singapura, Tazapay, dengan memberikan Tazapay akses ke jalur pembayaran (payment rails) di Inggris dan Eropa. Kesepakatan ini menandai klien Singapura pertama ClearBank dan kemitraan berbasis Asia kelimanya tahun ini, menurut ClearBank.
Tazapay melayani pedagang dan platform di lebih dari 170 negara, mendukung lebih dari 80 metode pembayaran lokal, serta memiliki lisensi di Singapura, AS, Kanada, dan Australia.
ClearBank adalah penyedia infrastruktur berbasis API dan bank yang sepenuhnya teregulasi yang memberi fintech dan perusahaan lain akses ke skema pembayaran Inggris, termasuk Faster Payments dan Bacs, melalui API-nya.
Tazapay menjalankan model di mana bisnis mendanai pembayaran lintas negara dengan stablecoin, yaitu token digital yang dirancang untuk mempertahankan nilai yang stabil seperti USDC atau USDT. Dana tersebut dikonversi menjadi mata uang yang dikeluarkan pemerintah ketika pembayaran dilakukan.
Pendekatan ini dapat membebaskan arus kas bagi klien bisnis Tazapay dengan mengurangi kebutuhan untuk mendanai lebih awal (prefund) dan menahan saldo dalam beberapa mata uang yang dikeluarkan pemerintah. Rekening teregulasi dan infrastruktur pembayaran ClearBank menambahkan jalur pembayaran tradisional ke model pembayaran yang didanai stablecoin.
Kemitraan Tazapay ini sesuai dengan upaya ClearBank yang lebih luas untuk melayani fintech berbasis Asia yang masuk ke Inggris dan Eropa. Tautan API ClearBank ke skema pembayaran Inggris mempermudah penyiapan bagi fintech berbasis Asia yang sebaliknya mungkin memerlukan keterikatan perbankan lain.
ClearBank sebelumnya telah mengumumkan kemitraan jalur pembayaran Inggris dengan YeePay, PingPong, dan PhotonPay dari Tiongkok. Kemitraan-kemitraan ini mencerminkan posisi ClearBank sebagai penyedia infrastruktur perbankan bagi perusahaan berbasis Asia yang berekspansi ke pasar Barat.
Related News