Portofolio CNBC Investing Club mencatat kinerja saham yang beragam sejak Rapat Bulanan pada 17 Juni: tiga saham terkait AI naik lebih dari 20% sementara tiga lainnya turun hingga 15%. Dow naik 2,3%, S&P 500 menguat 2,1%, dan Nasdaq bertambah 1% selama periode tersebut. Investor berputar ke saham-saham keamanan siber dan perusahaan dengan strategi monetisasi AI yang lebih jelas, sementara saham semikonduktor melemah setelah kenaikan kuat sebelumnya. Pergeseran ini mencerminkan meningkatnya selektivitas terhadap eksposur artificial intelligence saat pasar menilai perusahaan mana yang dapat mengubah investasi AI menjadi pendapatan.
Palo Alto Networks naik 25,5% dan CrowdStrike menguat 21,7% sejak rapat 17 Juni, dengan kedua saham mencapai rekor tertinggi. Sektor keamanan siber menguat setelah The Wall Street Journal melaporkan bahwa model AI China menjadi hampir sama mumpuni dengan platform AS terkemuka dalam mengidentifikasi celah kerentanan perangkat lunak. CEO IBM Arvind Krishna menyatakan pekan ini bahwa keamanan siber adalah salah satu dari tiga area yang makin diprioritaskan perusahaan untuk belanja IT, menyusul hasil kuartal kedua IBM yang mengecewakan sebelum pengumuman. CNBC Investing Club memangkas posisi di kedua saham, mengunci kenaikan hampir 150% pada Palo Alto dan 105% pada CrowdStrike.
Meta naik 20% selama periode setelah mengumumkan rencana meluncurkan bisnis cloud yang menyewakan kelebihan kapasitas komputasi kepada pelanggan di luar perusahaan. Perusahaan memperkenalkan produk AI baru untuk pengembang dan pengiklan, menandakan pergeseran ke arah penagihan kemampuan AI, bukan hanya mengandalkan rilis berbasis open-source. Reuters melaporkan Meta berencana mulai memproduksi chip AI kustomnya akhir tahun ini. Seorang analis Bank of America mengatakan upaya chip kustom Meta dapat diterjemahkan menjadi penghematan biaya, dengan estimasi belanja yang berpotensi turun dari $45 miliar per gigawatt kapasitas komputasi menjadi $22 miliar. Saham tersebut naik 15% pekan lalu, menjadikannya kontributor terbaik di portofolio selama periode itu.
Apple naik 10,7% ketika investor makin yakin dengan strategi artificial intelligence perusahaan. Perusahaan menampilkan platform AI versi yang telah disempurnakan di Worldwide Developers Conference pada Juni, yang menguatkan pandangan bahwa Apple mungkin tidak perlu membangun model AI terunggul industri jika dapat memberikan pengalaman pengguna terbaik di basis terpasangnya yang kira-kira mencapai 1,5 miliar iPhone. Apple mengumumkan kenaikan harga di seluruh lini MacBook dan iPad pada akhir Juni seiring biaya memori yang lebih tinggi merembet ke industri teknologi. Analis Citi berpendapat harga yang lebih tinggi sebagian besar harus mengimbangi kenaikan biaya memori dengan dampak terbatas pada permintaan. Saham ditutup pada rekor tertinggi pada Rabu.
Intel turun 15% selama periode tersebut karena investor berputar keluar dari beberapa nama semikonduktor setelah laju grup itu kuat. CNBC Investing Club menambah posisinya pada Rabu, memandang penurunan sebagai peluang membeli. Jim Cramer menyatakan dalam Morning Meeting Rabu bahwa Intel tetap menjadi saham favoritnya di portofolio karena peluang central processing unit yang makin berkembang di AI serta bisnis foundry-nya. Intel sudah naik lebih dari 170% year to date meski terjadi penurunan bulanan baru-baru ini.
FedEx Freight turun 12,4% sejak menjadi perusahaan independen pada awal Juni. Laporan pendapatan pertama perusahaan sebagai bisnis berdiri sendiri menunjukkan pendapatan dan laba operasi sama-sama melampaui ekspektasi, meski margin menghadapi hambatan dari biaya tambahan bahan bakar. CNBC Investing Club menggunakan penurunan terbaru sebagai peluang membeli, dengan menilai FedEx Freight sebagai pemenang jangka panjang yang diposisikan untuk mendapat manfaat ketika siklus pengiriman pulih.
Qnity Electronics turun 10,5% karena saham semikonduktor melemah setelah kenaikan kuat sebelumnya. Pelemahan dipercepat setelah Samsung Electronics, pelanggan terbesar Qnity, merilis hasil yang oleh Jim Cramer dijelaskan sebagai "sangat baik, tapi tidak cukup sangat baik." Hasil tersebut memunculkan pertanyaan tentang permintaan produk Samsung, sehingga saham Qnity turun sekitar 4% pada sesi berikutnya. Qnity masih naik sekitar 70% pada tahun berjalan meski terjadi penurunan bulanan baru-baru ini.
Apa yang mendorong perbedaan kinerja saham CNBC Investing Club sejak 17 Juni? Saham keamanan siber Palo Alto Networks dan CrowdStrike naik lebih dari 20% berkat ekspektasi permintaan yang meningkat setelah laporan tentang kemampuan AI China dalam mengidentifikasi kerentanan perangkat lunak, sementara saham semikonduktor Intel dan Qnity Electronics turun 10–15% karena investor berputar keluar setelah kenaikan kuat sebelumnya.
Mengapa saham Meta naik 20% selama periode tersebut? Meta menguat setelah mengumumkan rencana meluncurkan bisnis cloud yang menyewakan kelebihan kapasitas komputasi kepada pelanggan serta memperkenalkan produk AI baru untuk pengembang dan pengiklan. Reuters melaporkan perusahaan berencana mulai memproduksi chip AI kustomnya akhir tahun ini, dengan analis Bank of America memperkirakan potensi penghematan biaya dari $45 miliar menjadi $22 miliar per gigawatt kapasitas komputasi.
Berita Terkait
Saham AS Dibuka Beragam karena Panduan Capex TSMC Membebani Sektor Semikonduktor
Saham AS Dibuka Lebih Rendah karena Kelemahan Sektor Semikonduktor Berlanjut pada 16 Juli
Saham Teknologi Beragam Arah saat Indeks Hang Seng Menguji Rata-Rata Pergerakan 50 Hari
Saham AS Menguat karena Sektor Semikonduktor Turun 2,08% pada 15 Juli
Saham AS Menguat Saat PPI Juni Turun, Kenaikan Suku Bunga The Fed Meleset Melebihi Desember