Presiden Federal Reserve Bank of Dallas menyerukan kenaikan suku bunga yang moderat untuk mencegah pengetatan yang agresif di masa depan, sementara CPI tetap berada 3,5% di atas target 2%

CME0,44%
Presiden Federal Reserve Dallas, Lorie Logan, menyerukan kenaikan suku bunga yang moderat pada 16 Juli, dengan alasan bahwa perbaikan inflasi bulanan yang baru-baru ini terjadi belum cukup menjadi bukti bahwa tekanan harga telah kembali ke tingkat yang berkelanjutan. Logan, anggota yang memiliki hak suara di Federal Open Market Committee (FOMC) tahun ini, mengatakan bahwa kenaikan suku bunga secara terukur akan lebih baik untuk menyeimbangkan mandat ganda The Fed, yakni stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Ia menyoroti bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Juni turun 0,4% secara bulanan (month-over-month), penurunan terbesar sejak April 2020, sementara Indeks Harga Produsen (PPI) turun 0,3% secara bulanan. Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan selama satu bulan tidak cukup untuk menyelesaikan masalah inflasi. CPI tahunan masih 3,5% dan PPI tahunan 5,5%, keduanya masih jauh di atas target The Fed sebesar 2%. Logan memperingatkan bahwa jika inflasi gagal kembali ke 2% secara berkelanjutan dengan sendirinya, kenaikan suku bunga yang lebih agresif mungkin diperlukan di masa depan, yang berpotensi menimbulkan kerusakan lebih besar pada pasar tenaga kerja. Data CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar saat ini memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir tahun ini, kemungkinan pada September atau Oktober, dengan probabilitas hanya 12,3% untuk kenaikan pada pertemuan FOMC 28–29 Juli.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar