Debug Memperluas Pusat R&D Singapura, Melepas 10 Juta Nyamuk Pembawa Wolbachia Setiap Pekan

GateNews

Menurut Google Singapore, Debug memperluas operasinya di Singapura menjadi hub R&D pertamanya di luar AS pada 12 Mei. Perusahaan akan menambah staf teknik dan ilmu pengetahuan tentang nyamuk untuk meningkatkan skala pelepasan berbasis Wolbachia menggunakan AI dan robotika. Debug telah bekerja sama dengan National Environment Agency Singapura untuk Project Wolbachia sejak 2018 dan kini melepaskan lebih dari 10 juta nyamuk jantan pembawa Wolbachia per minggu. Uji coba menunjukkan penekanan kasus demam berdarah sebesar 70% hingga 90% setelah 6 sampai 12 bulan, dan perusahaan telah melepaskan lebih dari 1 miliar nyamuk jantan secara global.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar