Menurut CNBC, Steve Eisman, investor yang mengshort pasar perumahan pada 2008, menjual posisi panjang Google yang sudah lama ia pegang beberapa bulan lalu untuk mengurangi eksposurnya terhadap kecerdasan buatan (AI). Saham Alphabet turun dari rekor tertingginya sebesar $408,61 pada 18 Mei menjadi $319,74 pada 24 Juli—turun sekitar 20%.
Eisman memperingatkan bahwa seluruh pasar telah menjadi “satu perdagangan” yang terkonsentrasi di sekitar AI. Ia mengatakan investor hanya ingin membeli AI atau tidak membeli apa pun yang lain, sehingga saham defensif tidak menawarkan perlindungan. Ia memegang kas dan tidak mengharapkan perdebatan soal AI segera selesai. Menurut data Bank of England yang dikutip dalam artikel, lima hyperscaler AI menyumbang lebih dari 15% dari penerbitan obligasi berperingkat investasi (investment-grade) AS pada awal Mei 2026, naik dari hanya 3% dari utang yang beredar pada akhir 2025. Ini menggarisbawahi besarnya konsentrasi pasar pada teknologi yang terkait AI.