5 Juni 2026 pukul 04:45 hingga 05:00 (UTC), ETH mencatat kenaikan +0,82% dalam waktu 15 menit, dengan kisaran harga 1.725,35 hingga 1.745,95 USDT, serta volatilitas mencapai 1,19%. Kenaikan tipis ini terjadi di tengah tren penurunan jangka panjang yang membuat ETH telah turun sekitar 60% dari puncak tertinggi historisnya pada Agustus 2025, dan termasuk kategori pemulihan teknis jangka pendek.
Pendorong utama pergerakan kali ini adalah lonjakan kebutuhan akibat kondisi oversold di sisi teknikal. Indikator RSI telah turun hingga sekitar 33,56 pada awal Juni, mendekati ambang oversold, yang mengisyaratkan adanya ruang koreksi jangka pendek pada harga. Di saat yang sama, posisi short jangka pendek yang terakumulasi selama tren penurunan terus-menerus mulai melakukan aksi ambil untung, sehingga mendorong harga kembali naik secara moderat.
Kedua, data on-chain menunjukkan aktivitas paus yang mulai membaik pada awal Juni. OKLink mencatat bahwa pada periode 4 hingga 5 Juni terdapat beberapa transfer besar ETH, di mana alamat 0x742d35cc6634c0532925a3b844bc454e4438f44e mencatat akumulasi total keluar sebesar 90.000 ETH. Meskipun waktu transfer tidak sepenuhnya selaras dengan jendela analisis, hal tersebut tetap memberikan dukungan tertentu bagi sentimen bullish pada hari itu. Selain itu, pada Mei, paus besar sempat mengakumulasi lebih dari 140.000 ETH di kisaran harga 2.300-2.380 dolar AS; pihak yang mengakumulasi lebih awal saat ini kemungkinan masih mengalami floating loss, dan perilaku tambah posisi saat harga turun atau reaksi beli di area tersebut dapat memberi penyangga tambahan bagi harga.
Namun, arus dana ETF yang terus keluar serta pengetatan likuiditas makro masih menjadi risiko utama untuk jangka menengah. Jika level support kunci 1.964 dolar AS ditembus, harga berpotensi turun lebih lanjut ke 1.545 dolar AS. Investor perlu memantau perubahan arus dana ETF dan perkembangan peningkatan Glamsterdam pada triwulan ketiga; upgrade yang ditargetkan menghadirkan ekspansi Gas 3,3 kali atau menjadi katalis bagi harga jangka menengah hingga panjang. Untuk trading jangka pendek, perhatikan risiko volatilitas dan hindari mengejar kenaikan harga.