Menurut Financial Action Task Force (FATF), lembaga standar anti-pencucian uang global merilis laporan baru yang menyerukan peningkatan berbagi informasi antara pemerintah, bank, penyedia layanan aset virtual, dan perusahaan sektor swasta lainnya untuk memerangi kejahatan keuangan lintas batas yang semakin canggih.
Laporan berjudul "Information Sharing to Combat Illicit Finance: Global Overview of Public and Private Sector Partnerships and Data Protection Arrangements" mengidentifikasi setidaknya 84 kemitraan publik-swasta aktif di 51 yurisdiksi. Sekitar 58% dari pengaturan ini beroperasi di bawah struktur tata kelola formal yang didukung oleh legislasi atau platform komunikasi aman. FATF mencatat bahwa kemitraan publik-swasta telah menjadi salah satu alat paling efektif untuk mendeteksi pencucian uang, pendanaan terorisme, dan penipuan, dengan hasil nyata termasuk Proyek FRONTIER+ Singapura, yang menyebabkan lebih dari 2.100 penangkapan, pembekuan lebih dari 36.000 rekening bank, dan penyitaan sekitar S$28,2 juta.