Flexcell Space mengamankan pendanaan Seri A senilai kurang lebih 25 miliar KRW dengan partisipasi dari Mirae Asset Financial Group sebagai investor baru. Mirae Asset Venture Investment dan Mirae Asset Capital turut bergabung dalam putaran tersebut, menandai perluasan grup ke teknologi luar angkasa domestik setelah investasi SpaceX sebelumnya. Pendanaan ini membawa total investasi kumulatif startup sel surya ruang generasi berikutnya tersebut menjadi sekitar 30 miliar KRW sejak resmi spin-off dari Hanwha Systems pada September 2024. Investasi ini mencerminkan pengakuan institusional atas teknologi perusahaan dalam sel surya yang ringan serta berfisiensi tinggi untuk satelit dan infrastruktur ruang angkasa. Partisipasi Mirae Asset memperluas portofolio industri luar angkasa dari perusahaan global ke teknologi asal Korea.
Flexcell Space menyelesaikan putaran investasi Seri A senilai kurang lebih 25 miliar KRW. Investor baru termasuk Mirae Asset Venture Investment, Mirae Asset Capital, IBK Industrial Bank, NH Venture Investment, IBK Investment & Securities, Seoul ZV, Korea Investment & Securities, dan Korea Credit Guarantee Fund. Investor yang sudah ada, seperti Intervest, L&S Venture Capital, dan Quad Ventures, turut berpartisipasi dalam investasi lanjutan.
Perusahaan ini spin-out dari Hanwha Systems pada September 2024 setelah beroperasi sebagai venture internal. Pada putaran Pre-A, Flexcell Space menghimpun sekitar 5 miliar KRW dari Hanwha Systems, LK Chem, Intervest, L&S Venture Capital, dan Quad Ventures. Total pendanaan kumulatif mencapai sekitar 30 miliar KRW dalam dua tahun sejak pendirian.
Flexcell Space mengembangkan sel surya berpresisi tinggi, sangat ringan, dan fleksibel berbasis bahan perovskite dan CIGS (tembaga, indium, galium, selenium). Sel-sel tersebut memiliki struktur yang dapat digulung sehingga bisa dilipat untuk peluncuran dan dikerahkan di ruang angkasa. Teknologi ini memungkinkan produksi area besar dibandingkan sel surya ruang angkasa yang sudah ada.
Sel surya perusahaan menargetkan aplikasi di seluruh satelit kecil maupun besar, stasiun platform ketinggian tinggi (HAPS), stasiun ruang angkasa, pusat data ruang angkasa, serta kendaraan eksplorasi Bulan dan Mars. CFO Lee Geo-san mengatakan bahwa jaringan satelit orbit Bumi rendah, stasiun ruang angkasa, dan pusat data ruang angkasa mulai menjadi infrastruktur luar angkasa baru yang membutuhkan sumber daya listrik area besar yang lebih ringan dan lebih terjangkau.
Flexcell Space akan menjalankan demonstrasi luar angkasa pertamanya dengan memasang sel suryanya pada peluncuran keempat roket Nuri-ho pada November. Perusahaan berencana melakukan demonstrasi International Space Station (ISS) tahun depan untuk memverifikasi keandalan produk dalam kondisi ruang angkasa yang sebenarnya, termasuk radiasi, vakum termal, siklus termal, dan stabilitas cahaya.
Perusahaan tengah menjalin kerja sama teknis dan bisnis dengan produsen satelit global termasuk Airbus, Terran Orbital, dan Thales Alenia Space. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk pengadaan peralatan inti, pengembangan jalur produksi pilot, internalisasi proses inti, desain produksi massal, serta verifikasi lingkungan ruang angkasa. Perusahaan akan memasok sampel kepada pelanggan global untuk evaluasi bersama dan mempercepat pengembangan bisnis di luar negeri.
CFO Lee Geo-san, yang menangani keuangan dan strategi di Hanwha selama 17 tahun, menyatakan bahwa putaran Seri A merepresentasikan pengakuan pasar bahwa teknologi perusahaan dan kelayakan bisnisnya telah memasuki tahap komersialisasi. Ia menekankan bahwa perusahaan akan mempercepat pembangunan sistem produksi massal setelah memperoleh kepercayaan dari lembaga investasi dalam negeri utama dalam dua tahun sejak pendirian.
Flexcell Space berencana membangun sistem produksi massal skala penuh setelah 2028 untuk memperluas pasokan sel surya ruang angkasa dan modul. Perusahaan akan mempercepat pengembangan bersama dengan pelanggan global dan menargetkan pasar infrastruktur luar angkasa di masa depan. Lee menyatakan perusahaan bertujuan menempatkan diri sebagai penyedia solusi energi ruang angkasa yang komprehensif untuk diterapkan pada misi luar angkasa nyata, melampaui perusahaan teknologi yang berfokus pada riset dan pengembangan.
Berapa total pendanaan Flexcell Space setelah putaran Seri A?
Total investasi kumulatif Flexcell Space mencapai sekitar 30 miliar KRW, termasuk sekitar 5 miliar KRW dari putaran Pre-A dan sekitar 25 miliar KRW dari putaran Seri A.
Demonstrasi luar angkasa apa saja yang direncanakan Flexcell Space?
Flexcell Space akan memasang sel suryanya pada peluncuran keempat roket Nuri-ho pada November untuk demonstrasi luar angkasa pertamanya. Perusahaan berencana mengejar demonstrasi International Space Station (ISS) tahun depan untuk memverifikasi keandalan produk dalam kondisi ruang angkasa yang sebenarnya.
Kapan Flexcell Space berencana memulai produksi massal?
Flexcell Space berencana membangun sistem produksi massal skala penuh setelah 2028 untuk memperluas pasokan sel surya ruang angkasa dan modul kepada pelanggan global.
Berita Terkait
Peringkat ETF Korea Selatan: Dana Semikonduktor Memimpin dengan Imbal Hasil 120%
CRYL Meluncurkan Pinjaman Beragunan Bitcoin Hingga 1 Miliar Yen di Jepang
OK Financial Group Terpilih sebagai Penawar Utama untuk Asuransi Yebyeol dalam Akuisisi Saham Korea