Menurut analis Societe Generale, Kit Juckes, seperti dilaporkan Jin10 pada 14 Mei, GBP/USD berpotensi menghadapi tekanan turun lebih lanjut jika data ekonomi AS mendatang ternyata lebih kuat dari perkiraan sementara ketidakpastian politik domestik Inggris meningkat. Juckes mencatat bahwa angka penjualan ritel yang solid serta data harga impor dan ekspor yang lebih tinggi dari perkiraan akan memperkuat skeptisisme pasar terhadap ruang Federal Reserve untuk memangkas suku bunga.
Kekhawatiran pasar berpusat pada kemungkinan tantangan kepemimpinan terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer setelah performa Partai Buruh yang lebih lemah dari perkiraan dalam pemilihan lokal pekan lalu. Juckes menyatakan bahwa meski sterling tetap relatif tangguh di tengah meningkatnya ketidakpastian politik, hambatan politik yang terus berlanjut bisa dengan mudah mendorong pound turun.
Related News
Bank of England: Stablecoin adalah “bentuk baru dari uang”, tidak memilih dengan simpanan tokenisasi
Bank of England memandang stablecoin sebagai “bentuk mata uang baru”, membuka sistem aplikasi secara sistematis sebelum akhir tahun
Ekspektasi pemotongan suku bunga memudar karena data PPI yang kuat menunjukkan tekanan inflasi yang terus berlanjut