Global Investment Bank Sees Semiconductor Stocks Declining as a Buying Opportunity; Memory Shortage Expected to Continue Through 2028

Menurut analis Morgan Stanley Joseph Moore pada 20 Juli, banyak bank investasi global menyebut penurunan terbaru saham semikonduktor sebagai peluang beli, dengan alasan ekspektasi bahwa kekurangan chip memori akan semakin parah hingga 2028 akibat ekspansi investasi pusat data AI. Moore memperkirakan harga memori akan naik setidaknya 25% pada kuartal ketiga dan keempat 2026 dibanding kuartal sebelumnya, melampaui perkiraan sebelumnya. Analis JP Morgan Mislav Matejka dan CEO Lazard Investment Nancy Tengler mengeluarkan penilaian serupa, dengan menekankan bahwa ekspansi pasokan yang signifikan tidak mungkin terjadi sebelum 2028, sehingga mendukung fundamental semikonduktor jangka panjang. UBS mencatat bahwa hedge fund global telah mengurangi kepemilikan saham AI dan semikonduktor sekitar 5%, mengartikan aktivitas tersebut sebagai profit-taking, bukan tanda melemahnya permintaan.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar