Menurut Jin10, harga emas bertahan di atas $4.700 per ounce pada Mei, tetapi tetap tertekan oleh data inflasi AS yang dipercepat dari bulan April. Inflasi grosir April mencatat laju tercepat sejak 2022, sehingga memicu ekspektasi pasar bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Secara bersamaan, imbal hasil Treasury AS naik mendekati level tertinggi Juli 2025, membebani emas sebagai aset berbunga.
Related News
Ekspektasi pemotongan suku bunga memudar karena data PPI yang kuat menunjukkan tekanan inflasi yang terus berlanjut
Biaya Pinjaman Pemerintah Inggris Mencapai Puncak Tertinggi 28 Tahun di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Ash Crypto: Kontrak berjangka tembaga mencetak rekor tertinggi baru di 6,69 dolar AS per pon, altcoin berpotensi tertinggal namun ikut naik